This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Aissyah, Amelia (2026) Perancangan fashion center di Surabaya dengan pendekatan blending architecture. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Amelia Aissyah_09020321027 full.pdf Restricted to Repository staff only until 14 January 2029. Download (50MB) |
|
|
Text
Amelia Aissyah_09020321027.pdf Download (50MB) |
Abstract
Perkembangan industri fashion di Indonesia terus meningkat seiring dengan tingginya minat masyarakat, baik secara nasional maupun global. Kota Surabaya menjadi salah satu pusat pertumbuhan industri ini, didorong oleh gaya hidup masyarakat urban yang menjadikan fashion sebagai kebutuhan primer sekaligus media ekspresi dan identitas sosial. Fashion kini tidak hanya berfungsi sebagai sarana berpakaian, tetapi juga memiliki nilai sosial dan ekonomi yang signifikan. Meningkatnya permintaan terhadap produk fashion menuntut adanya fasilitas yang mampu mendukung kegiatan produksi, edukasi, dan komersialisasi secara terpadu agar industri fashion di Surabaya dapat berkembang secara berkelanjutan. Fashion Center merupakan wadah yang tepat untuk mefasilitasi berbagai aspek kegiatan industri fashion, meliputi edukasi, produksi, dan retail dalam satu kawasan terpadu. Keberagaman fungsi tersebut memerlukan pendekatan perancangan yang mampu mengintegrasikan aktivitas pengguna secara harmonis. Pendekatan Blending Architecture dipilih karena prinsip-prinsipnya memungkinkan terciptanya keterpaduan fungsi ruang, bentuk, dan hubungan dengan lingkungan. Dengan demikian, pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan rancangan Fashion Center yang fungsional, adaptif, dan kontekstual terhadap kebutuhan pengguna serta lingkungan sekitar. Tujuan perancangan ini adalah mewujudkan Fashion Center di Surabaya sebagai wadah terpadu bagi kegiatan edukasi, produksi, dan retail dalam industri fashion. Melalui penerapan pendekatan Blending Architecture, rancangan ini diharapkan dapat menciptakan keterpaduan fungsi ruang yang harmonis, efisien, dan adaptif, serta menghasilkan lingkungan arsitektur yang dinamis, kontekstual, berkelanjutan, dan merepresentasikan karakter kreatif industri fashion di Surabaya. Implementasi Blending Architecture pada rancangan Fashion Center diwujudkan melalui perpaduan harmonis dari segi material, ruang, dan bentuk. Dari aspek material, digunakan kombinasi elemen alami dan modern seperti kayu, rotan, kaca, baja, dan beton. Dari aspek ruang, diterapkan penggabungan fungsi edukasi, produksi, dan retail yang saling terhubung secara visual dan sirkulasi namun tetap memiliki batas yang jelas. Sementara dari aspek bentuk, diterapkan komposisi massa bangunan yang menyatu dengan konteks tapak serta lingkungan, dengan elemen seperti green roof, teras, dan void untuk memperkuat hubungan antara ruang dalam dan luar serta mendukung keberlanjutan lingkungan. Implementasi integrasi keislaman pada fashion center ini tercermin melalui penerapan prinsip kesederhanaan, keteraturan, dan keseimbangan dalam bentuk dan komposisi bangunan. Elemen arsitektural seperti pola geometris islami, permainan cahaya alami, dan ventilasi silang diterapkan untuk menciptakan suasana ruang yang tenang, efisien energi, serta selaras dengan lingkungan.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Arsitektur | ||||||||
| Keywords: | Blending architecture; fashion center; integrasi fungsi | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Arsitektur | ||||||||
| Depositing User: | amelia aissyah | ||||||||
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 07:48 | ||||||||
| Last Modified: | 14 Jan 2026 07:48 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/86185 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
