This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Arrasyid, Syafrial (2025) Konstruksi Simulakra hijrah dalam ruang digital: studi pada followers pemuda hijrah. Other thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Syafrial Arrasyid_07020122055 ok.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
Syafrial Arrasyid_07020122055 full.pdf Restricted to Repository staff only until 25 December 2028. Download (6MB) |
Abstract
Penelitian ini berangkat dari realitas bahwa hijrah tidak lagi dipahami semata sebagai peristiwa historis atau transformasi spiritual individual, melainkan berkembang menjadi fenomena sosial kultural yang dimediasi oleh media digital. Media sosial berperan sebagai ruang produksi makna keagamaan, tempat identitas religius dikonstruksi, dinegosiasikan, dan direpresentasikan melalui simbol visual, bahasa populer, serta narasi personal yang berulang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi untuk mengamati praktik digital followers akun Instagram @pemuda_hijrah_org. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap unggahan, caption, simbol visual, serta pola interaksi di media sosial, dan diperkuat dengan wawancara sebagai upaya validasi dan pendalaman makna. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, yang selanjutnya ditafsirkan dengan menggunakan teori simulakra Jean Baudrillard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hijrah direpresentasikan melalui berbagai simbol keislaman, seperti gaya berpakaian, penggunaan bahasa religius, narasi motivasional, serta estetika visual yang konsisten dan mudah dikenali. Representasi tersebut membentuk pola keberagamaan yang tampak, komunikatif, dan dapat dikonsumsi secara luas di ruang digital. Dalam perspektif Baudrillard, praktik ini menunjukkan adanya pergeseran makna hijrah ke dalam ranah simulasi simbolik, di mana citra dan representasi hijrah menjadi semakin dominan dalam membentuk realitas keagamaan followers, tanpa harus selalu merujuk secara langsung pada pengalaman spiritual personal yang dapat diverifikasi. Skripsi ini menyimpulkan bahwa media sosial berperan signifikan dalam membentuk realitas hijrah kontemporer sebagai konstruksi simbolik yang hidup di antara dimensi spiritual, budaya populer, dan logika media digital. Fenomena ini memperlihatkan bagaimana hijrah beroperasi sebagai identitas religius yang bersifat cair, adaptif, dan terus direproduksi dalam ruang digital.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Filsafat Islam dan Ilmu Pengetahuan |
||||||||
| Keywords: | Hijrah; pemuda hijrah; Simulakra; media sosial; netnografi; Jean Baudrillard | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam | ||||||||
| Depositing User: | Syafrial Arrasyid | ||||||||
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 07:00 | ||||||||
| Last Modified: | 21 Jan 2026 07:00 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/86396 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
