Model dan implikasi wakaf produktif berbasis ekonomi berbagi terhadap sustainable development goals: Studi pada Yayasan Bina Peradaban Islam Indonesia

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Sa'adah, Tsuroyya Putri (2026) Model dan implikasi wakaf produktif berbasis ekonomi berbagi terhadap sustainable development goals: Studi pada Yayasan Bina Peradaban Islam Indonesia. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Tsuroyya Putri Sa'adah_02040324034.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Tsuroyya Putri Sa'adah_02040324034_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 February 2029.

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap inovasi pengelolaan wakaf produktif berbasis ekonomi berbagi di Indnesia. Penelitian ini dilatarbelakangi olehstagnansi pengelolaan aset wakaf tradisional dan kurangnya inovasi nadzir dalam memanfaatkan aset wakaf. Adanya konsep ekonomi berbagi yang selaras dengantujuan wakaf dalam memaksimalkan pemanfaatan aset dapat menjadi solusi bagi nadzir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancarabersama direktur yayasan, nadzir, mitra usaha, serta penerima manfaat. Informandipilih dengan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yayasan Bina Peradaban Islam Indonesia memberikan gambaran pengelolaan wakaf produktif yang inovatif dimana nadzir menggabungkan fleksibiltas wakaf tunai dengan model Business to Business (B2B) ekonomi berbagi yang menekankan pada penyediaan akses bersama tanpa pemindahan kepemilikan. Implementasi model ini terwujud melalui dua mekanisme. Pertama, kolaborasi usaha unit Dapur Emteyaz dengan Hotel Swiss Bell serta Quy Aqiqah dan Bazar Al-Fatih dengan pelaku usaha kecil. Pada Dapur Emteyaz, asetberupa alat produksi dan sumber daya manusia dimanfaatkan secara kolaboratif oleh mitra usaha yaitu Hotel Swiss Bell dan Quy Aqiqah. Selanjutnya, Bazar Al-Fatih menyediakan akses pasar fisik dan digital tanpa beban sewa lahan bagi mitra usaha guna meningkatkan omset penjualan. Kedua, profesionalisme nadzir dalam meganalisis kelayakan bisnis dan mengelola risiko menentukan keberhasilan penerapan model B2B ekonomi berbagi pada pengelolaan wakaf produktif. Hasil analisis menyimpulkan bahwa pengelolaan wakaf produktif berbasis ekonomi berbagi model B2B ini berimplikasi langsung terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kontribusi nyata terlihat pada poin 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui penciptaan lapangan kerja, poin 2 (Tanpa Kelaparan) melalui program makan siang gratis dan pemenuhan gizi, serta poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan omset, kesejahteraan karyawan dan penyaluran manfaat berupa pembangunan kelas Kuttab Al-Fatih serta pendanaan biaya pendidikan calon guru Kuttab Al-Fatih.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Sa'adah, Tsuroyya Putritsurtsuroyya@gmail.com02040324034
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorFageh, Achmadachmadfageh@uinsa.ac.id0703067304
Thesis advisormugiyati, mugiyatimugiyati@uinsa.ac.id2026027101
Subjects: Ekonomi Islam
Keuangan Islam
Wakaf
Keywords: Wakaf tradisional; Business to Business (B2B)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Tsuroyya putri saadah
Date Deposited: 14 Jan 2026 09:36
Last Modified: 14 Jan 2026 09:36
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/86654

Actions (login required)

View Item View Item