Subtitling strategies applied in the film The Wicked (2024)

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Zahro, Wardatuz (2025) Subtitling strategies applied in the film The Wicked (2024). Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Wardatuz Zahro_03010322023 ok.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Wardatuz Zahro_03010322023 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 December 2028.

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penerjemahan takarir yang digunakan dalam film The Wicked (2024) dan tingkat kesepadanan terjemahan. The Wicked Adalah film fantasi yang diadaptasi dari novel karya Gregory Maguire dan musikal Broadway populer dengan judul yang sama, yang berfokus pada hubungan antara Elphaba dan Glinda. Terdapat dua masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini: (1) jenis kesepadanan apa yang dipenuhi oleh penerjemahan takarir Bahasa Indoneisa dalam film The Wicked (2024) dibandingkan dengan versi aslinya? dan (2) Strategi penerjemahan takarir apa yang digunakan dalam film The Wicked (2024)? Penelitian ini menggunakan kerangka kerja kesepadanan Bell (1991) dan kerangka kerja strategi penerjemahan takarir Gottlieb (1992). Menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis tingkat kesepadanan penerjemahan takarir dalam film The Wicked (2024) dan mengidentifikasi jenis-jenis strategi penerjemahan takarir yang digunakan dalam film tersebut. Data dikumpulkan dari naskah Bahasa Inggris dan naskah penerjemahan takarir Bahasa Indonesia dari film The Wicked. Pertama, penerjemahan takarir dianalisis menggunakan teori kesepadanan Bell. Selanjutnya, penerjemahan takarir diklasifikasikan berdasarkan kerangka kerja Gottlieb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks penerjemahan takarir untuk film The Wicked (2024) mampu menghasilkan terjemahan yang sepadan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa delapan strategi telah diterapkan dalam film The Wicked (2024), yaitu perpindahan, parafrasa, peringkasan, peniruan, perluasan, penghapusan, penerimaan kehilangan makna, dan penyingkatan besar - besaran. Diantara strategi – strategi tersebut, parafrasa dianggap tepat untuk digunakan, karena banyak ekspresi dalam film yang tidak dapat diterjemahkan secara langsung dan memerlukan perumusan ulang untuk menyampaikan makna.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Zahro, Wardatuzzahrowrdaa@gmail.com03010322023
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorFi’aunillah, Tristy Kartikatristykartika@gmail.com2018039303
Thesis advisorAnam, Moh Khoirulmoh.khoirul.anam@uinsa.ac.id2010118706
Subjects: Bahasa Inggris
Film
Linguistik
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Inggris
Depositing User: Wardatuz Zahro
Date Deposited: 31 Mar 2026 07:05
Last Modified: 31 Mar 2026 07:05
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87159

Actions (login required)

View Item View Item