This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Lestari, Putri Amanda (2026) Etika hubungan suami istri dalam hadis palsu: studi kualitas hadis di media sosial pada akun TikTok @teungkusakhra.ay_ pendekatan netnografi. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Putri Amanda Lestari 07020522047 full.pdf Restricted to Repository staff only until 11 March 2029. Download (3MB) |
|
|
Text
Putri Amanda Lestari 07020522047.pdf Download (3MB) |
Abstract
Hadis tentang etika hubungan suami istri yang melarang melihat kemaluan pasangan saat berhubungan badan serta banyak bicara sering beredar di media sosial. Salah satu akun yang membahas hadis tersebut adalah akun TikTok @teungkusakhra.ay_, yang menjelaskan bahwa hadis terssebut adalah palsu (mawḍū’) sebagaimana yang tercantum dalam kitab Al-Mawḍū’āt karya Ibn Jauzī. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas hadis tersebut, pemaknaan hadis, serta bagaimana respons audiens terhadap penyampaian hadis tersebut di TikTok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kritik hadis melalui analisis sanad matan, serta pendekatan netnografi untuk mengamati penyajian konten dan respons audiens di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis tersebut memiliki sanad dan matan yang bermasalah, bertentangan dengan al-Qur’an, serta hadis-hadis sahih, sehingga mayoritas ulama menilai hadis ini palsu dan tidak bisa dijadikan dasar hukum. Pemaknaan terhadap hadis ini lebih tepat dipahami sebagai gambaran nilai adab, bukan sebagai aturan yang mengikat. Berdasarkan analisis netnografi ditemukan hawa akun TikTok @teungkuskahra.ay_ telah meyampaikan penjelasan megenai kepalsuan hadis dengan menyebutkan rujukan kitab. Namun, karena keterbatasan format video pendek, tidak semua audiens dapat memahami penjelasan tersebut secara menyeluruh. Respons audiens menunjukkan adanya perbedaan pemahaman mulai dari menerima penjelasan, bersikap kritis, merasa bingung, hingga meminta penjelasan lanjutan. Penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial dapat menjadi langkah awal untuk mengenalkan kajian hadis kepada masyarakat, meskupun masih memiliki keterbatasan dalam menjelaskan persoalan hadis secara mendalam.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Media Sosial Etika Hadis |
||||||||
| Keywords: | Hadis palsu; etika hubungan suami istri; TikTok; kritik hadis; netnogafi | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis | ||||||||
| Depositing User: | Putri Amanda Lestari | ||||||||
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 07:35 | ||||||||
| Last Modified: | 11 Mar 2026 07:35 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87408 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
