This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Ismaniyah, Farihatul (2026) Internalisasi nilai kepesantrenan melalui pembelajaran kitab kuning di SMP Jati Agung dan SMP Islam al Amin Sidoarjo. Masters thesis, UIN Sunana Ampel Surabaya.
|
Text
Farihatul Ismaniyah_02040824014.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
Farihatul Ismaniyah_02040824014_Full.pdf Restricted to Repository staff only until 21 February 2029. Download (4MB) |
Abstract
Di tengah transformasi pendidikan modern, integrasi nilai kepesantrenanmelalui pembelajaran kitab kuning menjadi kebutuhan penting bagi sekolah berbasis pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai kepesantrenan melalui pembelajaran kitab kuning di SMP Jati Agung dan SMP Islam Al Amin Sidoarjo. Fokus penelitian diarahkan pada (1) Pelaksanaan pembelajaran kitab kuning yang meliputi jenis kitab yang dikaji, metode yang digunakan, serta pola interaksi guru dan peserta didik, (2) proses internalisasi nilai kepesantrenan yang ditanamkan melalui kegiatan pembelajaran dan pembiasaan di lingkungan sekolah, dan (3) hasil dari internalisasi nilai kepesantrenan melalui pembelajaran kitab kuning dan pembiasaan di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pembelajaran kitab kuning di kedua sekolah berjalan dengan karakteristik yang berbeda namun sama-sama efektif. Di SMP Jati Agung, pembelajaran kitab Mabādi’ al-Fiqh, Khulāṣah Nūr al-Yaqīn, dan Fatḥ al-Qarīb dilakukan melalui metode sorogan dan bandongan, sehingga menekankan pemahaman teks dan kedekatan relasi guru–siswa. Sementara itu, SMP Islam Al Amin menerapkan metode klasikal modern dengan fokus pada kitab Waṣiyyāt al-Muṣṭafā yang menekankan pembentukan akhlak. Kedua model pembelajaran tersebut mampu menjadi sarana penanaman nilai epesantrenan. (2) Proses internalisasi nilai di kedua sekolah berlangsung melalui tiga tahap: (a) Transformasi nilai, berupa penyampaian materi kitab dan penjelasan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya; (b) transaksi nilai, yang diwujudkan melalui pembiasaan ibadah, praktik adab, kegiatan keagamaan rutin, serta interaksi sosial yang bernuansa pesantren; dan (c) transinternalisasi, yaitu keteladanan guru, pengawasan moral, serta terbentuknya perilaku spontan peserta didik yang mencerminkan keikhlasan, tawadhu’, kedisiplinan, kesederhanaan, tanggung jawab, dan kemandirian sebagai nilai khas pesantren. (3) Hasil internalisasi nilai kepesantrenan melalui pembelajaran kitab kuning menunjukkan hasil yang positif dan signifikan. Pembelajaran kitab kuning terbukti efektif dalam menanamkan nilai religius, akhlak, dan karakter peserta didik, yang tercermin vii pada aspek kognitif, afektif, dan perilaku. SMP Jati Agung menonjol dalam penguatan pemahaman keilmuan fiqih, sejarah dan tradisi pesantren melalui pendalaman materi kitab kuning. Sementara itu, SMP Islam Al Amin lebih ke akhlak dan pembiasaan nilai dan praktik keagamaan dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Pendidikan Islam | ||||||||||||
| Keywords: | Internalisasi nilai; nilai kepesantrenan; kitab kuning | ||||||||||||
| Divisions: | Program Magister > Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | M.Pd Farihatul Ismaniyah | ||||||||||||
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 02:34 | ||||||||||||
| Last Modified: | 22 Jan 2026 02:34 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87565 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
