Pengaruh variasi konsentrasi limbah cangkang kepiting bakau (Scylla serrata) sebagai elisitor terhadap pertumbuhan dan produksi flavonoid tanaman kemangi (Ocimum basilicum L.)

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Jayanti, Aprilia Dwi (2026) Pengaruh variasi konsentrasi limbah cangkang kepiting bakau (Scylla serrata) sebagai elisitor terhadap pertumbuhan dan produksi flavonoid tanaman kemangi (Ocimum basilicum L.). Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Aprilia Dwi Jayanti_09010121004.pdf

Download (4MB)
[img] Text
Aprilia Dwi Jayanti_09010121004_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 January 2029.

Download (4MB)

Abstract

Kemangi (Ocimum basilicum L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki sifat farmakologis karena terdapat kandungan metabolit sekunder terutama flavonoid. Peningkatan pertumbuhan dan produksi flavonoid kemangi dilakukan melalui elisitasi menggunakan bahan alami yaitu limbah cangkang kepiting bakau (Scylla serrata) yang mengandung kitin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi serbuk limbah cangkang kepiting bakau sebagai elisitor terhadap pertumbuhan vegetatif dan kadar flavonoid tanaman kemangi, serta menentukan konsentrasi elisitor yang paling optimal. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan lima pengulangan yaitu kontrol negatif (air), kontrol positif (kitin murni crabshell), serta serbuk limbah cangkang kepiting bakau pada konsentrasi 20 g/L, 40 g/L, dan 80 g/L. Parameter pertumbuhan vegetatif kemangi yang diamati selama 8 MST. Analisis kadar flavonoid dilakukan melalui pengukuran spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian serbuk limbah cangkang kepiting bakau berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman kemangi, namun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan vegetatif kemangi lainnya. Seluruh perlakuan elisitor memengaruhi peningkatan kadar flavonoid daun kemangi secara deskriptif. Pemberian elisitor serbuk cangkang kepiting bakau dengan konsentrasi 40 g/L menjadi perlakuan paling efektif dalam mendukung pertumbuhan vegetatif kemangi, menghasilkan tinggi tanaman 27,54 cm, jumlah daun 225,20 helai, diameter batang 2,06 cm, jumlah cabang 23,4, panjang akar 21,6 cm, jumlah akar 39, bobot basah 18,6 gram, dan bobot kering 8,55 gram. Pada perlakuan ini, kadar flavonoid total daun mencapai nilai tertinggi, yaitu 127,83 mg/g.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Jayanti, Aprilia Dwiapriliantidwi18@gmail.com09010121004
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorRachmawati, Yuanitayuanitarhartono@gmail.com2019088803
Thesis advisorFaizah, Hanikhanikfaizah@uinsa.ac.id2006089002
Subjects: Biologi
Keywords: Kemangi; elisitor; kitin; limbah cangkang kepiting bakau; flavonoid
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Biologi
Depositing User: aprilia jayanti
Date Deposited: 22 Jan 2026 07:48
Last Modified: 22 Jan 2026 07:48
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87839

Actions (login required)

View Item View Item