Analisis mediasi kurikulum pendidikan agama islam terhadap hubungan penalaran akhlak dan perilaku karakter islami: studi cross-sectional pada kalangan pelajar SMA di Penang dan Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Asshdiqi, Ahmad Fajri (2026) Analisis mediasi kurikulum pendidikan agama islam terhadap hubungan penalaran akhlak dan perilaku karakter islami: studi cross-sectional pada kalangan pelajar SMA di Penang dan Surabaya. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Ahmad Fajri Asshdiqi_02250823020.pdf

Download (8MB)
[img] Text
Ahmad Fajri Asshdiqi_02250823020_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 January 2029.

Download (8MB)

Abstract

Fenomena penurunan kualitas akhlak di tengah masyarakat, terutama di kalangan generasi muda, kian menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan. Kondisi ini tampak dari melemahnya kepedulian mereka terhadap perjuangan sesama, semakin pudarnya rasa tanggung jawab sosial, serta kecenderungan melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kurikulum Pendidikan Agama Islam sebagai mediator dalam hubungan antara Penalaran Akhlak dan Perilaku Karakter Islami pada siswa sekolah menengah di Penang Free School, Malaysia, dan SMA Negeri 5 Surabaya, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 200 responden dari dua sekolah menengah. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur yang mengukur tiga variabel utama: Penalaran Akhlak, Kurikulum Pendidikan Agama Islam, dan Perilaku Karakter Islami. Analisis data dilakukan melalui uji perbedaan, korelasi, dan regresi mediasi untuk menguji pengaruh antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat Penalaran Akhlak, implementasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam, dan Perilaku Karakter Islami siswa berada pada kategori baik. Tidak ditemukan perbedaan signifikan berdasarkan jenis kelamin pada ketiga variabel tersebut. Analisis korelasi mengungkapkan bahwa hubungan antarvariabel berada pada tingkat rendah dan tidak signifikan. Selanjutnya, hasil uji regresi menunjukkan bahwa Kurikulum Pendidikan Agama Islam memiliki peran sebagai mediator dalam hubungan antara Penalaran Akhlak dan Perilaku Karakter Islami, sehingga hipotesis nul terkait mediasi ditolak. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan Kurikulum Pendidikan Agama Islam yang lebih interaktif, kontekstual, dan aplikatif agar mampu mendukung pembentukan Perilaku Karakter Islami secara lebih efektif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi sekolah, guru, dan pemangku kebijakan dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan kualitas akhlak dan karakter siswa di era modern.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Asshdiqi, Ahmad Fajriasshdiquef@gmail.com02250823020
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMudlofir, Alimudlofir_ali@yahoo.com2016116301
Thesis advisorYusoff, Mohd Zailani Bin Mohdmyzailani@uum.edu.my--
Subjects: Akhlak
Kurikulum
Pendidikan
Keywords: Penang Free School; akhlaq; Pendidikan Agama Islam
Divisions: Program Magister > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Ahmad Fajri Asshdiqi
Date Deposited: 22 Jan 2026 07:22
Last Modified: 22 Jan 2026 07:22
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87843

Actions (login required)

View Item View Item