This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Hijriyah, Rahmania Lailatul (2025) Implementasi peraturan daerah Kabupaten Sidoarjo Nomor 3 Tahun 2014 tentang irigasi di Desa Wonoayu, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo prespektif fiqh siyasah. Undergraduate thesis, UIN Sunana Ampel Surabaya.
|
Text
Rahmania Lailatul Hijriyah_05010421014.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
Rahmania Lailatul Hijriyah_05010421014_Full.pdf Restricted to Repository staff only until 28 January 2029. Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Sidoarjo Nomor 3 Tahun 2014 tentang Irigasi di Desa Wonoayu masih belum optimal. Hal tersebut terjadi disebabkan oleh kerusakan fungsi irigasi yang belum optimal, ketidakmampuan saluran irigasi menghadapi musim kemarau, penurunan luas saluran irigasi karena perubahan fungsi lahan dan penyebab terbesarnya adalah pembuangan sampah dan limbah rumah tangga oleh masyarakat Desa Wonoayu pada saluran irigasi. Penelitian ini mengkaji bagaimana implementasi Perda Kabupaten Sidoarjo No. 3 Tahun 2014 tentang Irigasi di Desa Wonoayu Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo, serta bagaimana perspektif fiqh siyāsah dustūriyah terhadap implementasi Perda Kabupaten Sidoarjo No. 3 Tahun 2014 tentang Irigasi di Desa Wonoayu Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris dengan pendekatan sosiologi hukum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan aparat desa, Dinas PU, DLHK, serta masyarakat dan petani; observasi langsung kondisi saluran irigasi; dan dokumentasi kegiatan pengelolaan irigasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan tematik untuk menilai implementasi perda dan relevansinya terhadap prinsip fiqh siyāsah dustūriyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Perda Irigasi di Desa Wonoayu telah berjalan melalui koordinasi aparat desa, Dinas PU, DLHK, dan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan kerja bakti, pengangkatan sedimen, serta sosialisasi lingkungan. Meski demikian, masih ditemukan kendala seperti pembuangan sampah ke saluran irigasi dan pengawasan yang belum optimal. Dari perspektif fiqh siyāsah dusturiyah, implementasi perda sudah tercermin dalam pemenuhan unsur-unsur al-sulṭān al-tashrī’iyah, maṣlaḥah mursalah, maqāṣid sharī’ah, dan al-amanah, walaupun prinsip kemaslahatan memerlukan penguatan melalui partisipasi masyarakat yang lebih luas dan pengawasan terpadu. Dengan adanya hasil penelitian tersebut, maka disarankan untuk Pemerintah Kabupaten Sidoarjo serta Pemerintah Desa Wonoayu untuk memperkuat koordinasi antar instansi dan memperluas sosialisasi berbasis keagamaan agar perda irigasi menjadi instrumen pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan nilai-nilai syariat serta mendukung keberlanjutan pengelolaan sumber daya air di tingkat desa.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Fikih > Fikih Siyasah Hukum > Hukum Tata Negara Hubungan Masyarakat |
||||||||
| Keywords: | Implementasi eeraturan daerah; irigasi; fiqh siyasah dusturiyah; desa Wonoayu | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Tata Negara Islam | ||||||||
| Depositing User: | Rahmania Hijriyah | ||||||||
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 04:48 | ||||||||
| Last Modified: | 28 Jan 2026 04:48 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/88194 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
