Perubahan pelaksanaan hukuman mati dalam perpsektif restoratif menurut pasal 100 undang-undang nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Tania, Alfrizki Rakha (2025) Perubahan pelaksanaan hukuman mati dalam perpsektif restoratif menurut pasal 100 undang-undang nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Alfrizki Rakha Tania_05020722033 OK.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Alfrizki Rakha Tania_05020722033 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 February 2029.

Download (2MB)

Abstract

Perubahan pengaturan hukuman mati dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana KUHP menandai pergeseran penting dalam sistem pemidanaan Indonesia. Pasal 100 KUHP memperkenalkan konsep pidana mati bersyarat dengan masa percobaan selama 10 tahun, yang mencerminkan upaya negara mengintegrasikan nilai kemanusiaan dan pendekatan restoratif ke dalam hukum pidana. Penelitian ini bertujuan menganalisis: 1. Bagaimana Penerapan Hukuman Mati menurut Pasal 100 UU Nomor 1 Tahun 2023? 2. Bagaimana Perubahan Pelaksanaan Hukuman Mati Menurut Pasal 100 UU Nomor 1 Tahun 2023 Ditinjau Dari Perspektif Restoratif? Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan. Bahan hukum yang di gunakan meliputi bahan hukum primer (peraturan perundang-undangan) dan bahan hukum sekunder (buku, jurnal, ahli dan hasil penelitian sebelumnya). Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui studi pustaka, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk melihat keselarasan norma hukum dan praktik penegakan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasal 100 KUHP merepresentasikan pergeseran paradigma pemidanaan dari retributif menuju restoratif dengan memberikan ruang rehabilitasi dan evaluasi perilaku terpidana. Pidana mati bersyarat merupakan bentuk kompromi antara perlindungan hak hidup dan kepentingan penegakan hukum, namun memerlukan pengaturan teknis yang lebih jelas agar dapat diterapkan secara adil, proporsional, dan konsisten. Saran penelitian menegaskan perlunya peraturan lebih lanjut tata cara pelaksanaan pidana mati yang berisi pedoman teknis dan indikator objektif dalam proses menilai masa percobaan sikap dan perilaku terpidana, guna memperkuat pendekatan restoratif dalam sistem pemidanaan nasional.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Tania, Alfrizki Rakharakhatania@gmail.com05020722033
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorRosyadi, Imronimrosyad@yahoo.com2010036901
Subjects: Hukum > Hukum Pidana
Hukum > Hukum Peradilan
Hak Asasi Manusia
Keywords: Hukuman Mati; Perspektif Restoratif; Pasal 100; KUHP Nasional
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Publik Islam
Depositing User: Alfrizki Rakha Tania
Date Deposited: 25 Feb 2026 07:26
Last Modified: 25 Feb 2026 07:26
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/88205

Actions (login required)

View Item View Item