Pesantren mahasiswa dan literasi keagamaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Diana, Alfi Elma (2026) Pesantren mahasiswa dan literasi keagamaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Alfi Elma Diana_02240823004 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 February 2029.

Download (3MB)
[img] Text
Alfi Elma Diana_02240823004.pdf

Download (3MB)

Abstract

Fenomena menurunnya pemahaman keagamaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menjadi perhatian dalam dunia pendidikan tinggi Islam, terutama di tengah tantangan globalisasi dan derasnya arus digital yang memengaruhi gaya hidup mahasiswa. Program pesantren mahasiswa hadir sebagai upaya untuk menumbuhkan Kembali kesadaran beragama melalui pembinaan spiritual, intelektual, dan sosial secara terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pesantren mahasiswa di dua Universitas Islam Negeri di Jawa Timur serta mengkaji dampaknya terhadap literasi keagamaan mahasiswa baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model studi kasus komparatif di dua lokasi, yaitu PTKIN I dan PTKIN II. Subjek penelitian terdiri atas mahasiswa baru yang mengikuti program pesantren mahasiswa, pengelola Ma’had, dan dosen pembina. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan penyebaran angket, kemudian dianalisis secara tematik menggunakan bantuan fitur Project Map dan Hierarki Chart NVivo untuk memperoleh gambaran mendalam dari masing-masing konteks. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Penelitian ini didasarkan pada teori literasi keagamaan dari Davie and Dinham dan pendekatan manajemen pendidikan berbasis struktur oleh Syaiful Sagala serta teori Habitus Pierre Bourdieu. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan model, opsional pada salah satu universitas dan wajib pada universitas lainnya. Program opsional menonjol dalam membentuk pembiasaan ibadah terstruktur, peningkatan pemahaman rukun iman dan Islam, serta disiplin salat berjamaah. Program wajib lebih kuat dalam pemahaman dasar hukum Islam dan keterampilan membaca Al-Qur’an sesuai tajwid. Dengan demikian, model opsional cenderung membentuk kedisiplinan ibadah dan karakter religius, sedangkan model wajib memperkuat kerangka berpikir keagamaan sistematis dan keterampilan praktis keislaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program pesantren mahasiswa, jika diimplementasikan secara tepat, dapat menjadi media efektif dalam memperkuat literasi keagamaan mahasiswa di era modern.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Diana, Alfi Elmaelma.dyana28@gmail.com02240823004
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorKusaeri, Kusaerikusaeri@uinsby.ac.id2006077202
Thesis advisorAsrohah, Hanunasrohah@yahoo.com2010046801
Subjects: Pendidikan Islam > Pendidikan Islam - Metode dan Sistem
Agama > Agama dan Ilmu Pengetahuan
Keywords: Pesantren mahasiswa; literasi keagamaan; mahasiswa baru; PTKIN
Divisions: Program Magister > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Alfi Elma Diana
Date Deposited: 27 Feb 2026 02:18
Last Modified: 27 Feb 2026 02:18
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/88218

Actions (login required)

View Item View Item