This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Fikry, Rendy Ikhzazul (2026) Tradisi cok bakal di Desa Sentonorejo Kabupaten Jombang dalam perspektif teori Evolusionisme. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Rendy Ikhzazul Fikry_10010320021 full.pdf Restricted to Repository staff only until 4 March 2029. Download (2MB) |
|
|
Text
Rendy Ikhzazul Fikry_10010320021.pdf Download (1MB) |
Abstract
Tradisi Cok Bakal adalah ritual tradisional yang masih dilestarikan oleh masyarakat petani di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Tradisi ini dilakukan sebelum penanaman dan sebelum panen sebagai ungkapan rasa syukur, doa untuk keselamatan, dan harapan akan hasil pertanian yang melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna tradisi Cok Bakal bagi masyarakat petani Desa Sentonorejo dan menganalisis keberlanjutan dan perubahan tradisi ini dari perspektif teori evolusionisme budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologis kualitatif dengan teknik pengumpulan data termasuk observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposif menggunakan teknik snowball sampling, yang melibatkan petani, pemimpin masyarakat, dan penduduk yang masih atau sudah tidak lagi mempraktikkan tradisi Cok Bakal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Cok Bakal ditafsirkan sebagai simbol awal kehidupan, media doa, dan sarana untuk menjaga keseimbangan hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan. Dalam praktiknya, tradisi ini mengandung unsur animisme dan dinamisme yang berakar pada kepercayaan pra-Islam, tetapi telah mengalami proses adaptasi dan reinterpretasi seiring dengan perkembangan Islam dan modernisasi masyarakat. Dari perspektif teori evolusionisme budaya, tradisi Cok Bakal belum sepenuhnya hilang, tetapi telah mengalami transformasi dari praktik ritual magis-religius menjadi simbol budaya dan identitas lokal. Perbedaan sikap antara komunitas tradisional dan non-tradisional menunjukkan dinamika perubahan budaya yang bertahap. Dengan demikian, tradisi Cok Bakal mewakili bentuk kesinambungan budaya lokal yang beradaptasi dengan perubahan sosial tanpa kehilangan makna fundamentalnya.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Kebudayaan Sosiologi Islam Tradisi |
||||||||
| Keywords: | Tradisi cok bakal; perspektif teori Evolusionisme | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | ||||||||
| Depositing User: | Rendy Ikhzazul Fikry | ||||||||
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 02:18 | ||||||||
| Last Modified: | 04 Mar 2026 02:18 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/88245 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
