This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Khoiroh, Wulan Abidatul (2026) Efek jera pemidanaan bagi pelaku tindak pidana korupsi dalam KUHP nasional dan undang-undang tipikor perspektif hukum pidana islam. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Wulan Abidatul Khoiroh_05010322023 OK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Wulan Abidatul Khoiroh_05010322023 Full.pdf Restricted to Repository staff only until 1 April 2029. Download (1MB) |
Abstract
Pembaharuan kitab undang-undang hukum pidana yang telah disahkan menjadi UU Nomor 1 Tahun 2023 sebagai pengganti KUHP yang lama. Sejumlah ketentuan tindak pidana yang sebelumnya diatur di luar KUHP lama dikodofikasi ke dalam KUHP yang baru. Salah satu ketentuan tindak pidana yang dicabut adalah Pasal 2 ayat (1) UU Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang saat ini menjadi pasal 603 KUHP Nasional. Dengan demikian munculnya konflik norma pada penelitian ini yaitu pada pasal 603 KUHP Nasional secara tertulis memang mengalami penurunan pemidanaan mengenai batas minimal pidana penjara dan denda bagi pelaku tindak pidana korupsi, maka dalam penelitian ini menjadikan rumusan masalah, 1) Bagaimana Ratio Legis pada Pasal 603 KUHP Nasional dan Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Tipikor terhadap pelaku tindak pidana korupsi?, 2) Bagaimana pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana korupsi menurut hukum pidana Islam?. Dalam penyusunan kepenulisan ini menggunakan metode normatif dengan menggunakan teknik library research atau disebut dengan studi kepustakaan. Sumber yang didapatkan oleh penulis dengan cara mengumpulkan dan mengelompokkan bahan-bahan pustaka dalam bentuk jurnal ilmiah, artikel, buku. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan dua pendekatan penelitian yang meliputi pendekatan konseptual (Conceptual Approach) pendekatan perundang-undangan (Statute Approach). Ratio legis pemidanaan dalam Pasal 603 KUHP Nasional dan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi berangkat dari arah kebijakan hukum pidana yang sama-sama mengadopsi teori pemidanaan gabungan jika ditinjau melalui teori pemidanaan, namun dengan penekanan bobot yang berbeda antara Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Tipikor dengan penekanan pada sanksi berat yang lebih dominan mencerminkan pendekatan retributif untuk menimbulkan efek jera serta melindungi keuangan negara, sedangkan Pasal 603 KUHP Nasional disusun dalam kerangka kodifikasi hukum pidana yang lebih menekankan proporsionalitas dengan bobot utilitarian yang lebih kuat. Sehingga UU Tipikor tetap dianggap sebagai hukum pidana khusus dengan pemidanaan yang lebih tegas untuk melindungi kepentingan publik dan keuangan negara. Dilihat dari hukum Islam korupsi dipandang sepadan dengan perbuatan ghulūl, khiyānah, dan risywah karena melibatkan penyalahgunaan amanah dan merugikan kepentingan publik. Oleh karena itu, dalam pemidanaan takzir, penerapan denda, pengembalian kerugian negara, serta pencabutan hak politik dipahami sebagai bentuk pemidanaan yang sebanding untuk memberikan efek jera, dan menjaga harta. Berdasarkan uraian diatas mengenai penurunan pemidanaan pada peratuan tindak pidana korupsi untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji lebih mendalam terkait analisis pada implikasi kebijakan penurunan ancaman pidana dalam KUHP Nasional terhadap konsistensi pemberantasan korupsi sebagai kejahatan luar biasa, sehingga diperoleh gambaran yang lebih luas mengenai efektivitas dan arah pembaruan hukum pidana di Indonesia.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Hukum Hukum > Hukum Pidana Islam Korupsi |
||||||||
| Keywords: | Efek jera; Pelaku tindak pidana | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam | ||||||||
| Depositing User: | Wulan Khoiroh | ||||||||
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 01:07 | ||||||||
| Last Modified: | 20 Apr 2026 01:07 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89133 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
