This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Aulia, Dwi Rachma (2026) Kajian interpretatif hadis dalam Kitab Al-Mustadrak Al-Hakim nomor indeks 7846 dan penyelesaian Quarter Life Crisis melalui konsep Logoterapi Viktor Frankl. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Dwi Rachma Aulia_07050522096 OK.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Dwi Rachma Aulia_07050522096 Full.pdf Restricted to Repository staff only until 8 April 2029. Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena quarter life crisis yang banyak dialami individu pada rentang usia 20–30 tahun, ditandai dengan kebingungan arah hidup, kecemasan masa depan, krisis makna, dan tekanan eksistensial. Dalam perspektif keislaman, problem tersebut dapat ditinjau melalui hadis Nabi saw., khususnya hadis riwayat Al-Hakim al-Naisaburi dalam al-Mustadrak nomor indeks 7846 tentang anjuran memanfaatkan lima perkara sebelum datang lima perkara. Hadis ini memuat pesan tanggung jawab eksistensial dan kesadaran waktu yang relevan dengan krisis makna pada masa dewasa awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas hadis tersebut, memahami maknanya melalui pendekatan hermeneutika Yusuf al-Qardhawi, serta menganalisis relevansinya terhadap penyelesaian quarter life crisis melalui konsep logoterapi Viktor Frankl. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan lapangan (field research). Data primer diperoleh dari kitab al-Mustadrak ‘ala al-Ṣaḥīḥain karya Al-Hakim al-Naisaburi dan hasil wawancara semi-terstruktur terhadap tujuh partisipan berusia 20–30 tahun yang mengalami quarter life crisis. Data sekunder bersumber dari literatur hadis klasik, karya-karya ilmu hadis, serta buku Man’s Search for Meaning karya Viktor Frankl. Analisis data dilakukan melalui tahapan takhrij hadis untuk menelusuri sanad dan kualitasnya, pendekatan hermeneutika Yusuf al-Qardhawi untuk mengintegrasikan teks dan realitas, serta analisis logoterapi sebagai kerangka eksistensial dalam membaca relevansi terhadap fenomena krisis makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis riwayat Al-Hakim al-Naisaburi nomor indeks 7846 memiliki kualitas ḍa‘īf dengan kategori mursal. Secara ma‘nawi, hadis ini menegaskan urgensi tanggung jawab individu dalam memanfaatkan masa muda, kesehatan, waktu luang, dan kehidupan sebagai bentuk kesadaran eksistensial untuk hal-hal positif baik beramal maupun beribadah. Melalui perspektif hermeneutika Yusuf al-Qardhawi, pesan hadis dipahami secara kontekstual sebagai pedoman dinamis dalam menghadapi tantangan modern. Analisis dengan logoterapi menunjukkan bahwa nilai tanggung jawab, kesadaran akan makna, dan orientasi masa depan yang terkandung dalam hadis sejalan dengan konsep will to meaning Viktor Frankl, sehingga dapat menjadi landasan spiritual dan psikologis dalam menyelesaikan fenomena quarter life crisis secara lebih konkret, reflektif, dan produktif.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Psikologi Hadis |
||||||||
| Keywords: | Quarter Life Crisis; Hadis; Hermeneutika Yusuf al-Qardhawi; Logoterapi Viktor Frank | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis | ||||||||
| Depositing User: | Dwi Rachma Aulia | ||||||||
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 21:10 | ||||||||
| Last Modified: | 08 Apr 2026 21:10 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89271 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
