This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Islamiyah, Lidya (2026) Dinamika peran ganda istri dalam Dual Earner Family di Kecamatan Tegalsari Kota Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Lidya Islamiyah 10020322051 OK.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
Lidya Islamiyah 10020322051 Full.pdf Restricted to Repository staff only until 7 April 2029. Download (5MB) |
Abstract
Penelitian ini lahir dari kegelisahan dengan melihat kenyataan bahwa meski semakin banyak perempuan yang telah menikah dan bekerja secara bersamaan dengan tujuan untuk membantu ekonomi keluarga, akan tetapi beban domestik tetap sepenuhnya berada di pundak mereka. Di Kecamatan Tegalsari, Surabaya, fenomena keluarga dual earner (suami-istri sama-sama bekerja) sudah menjadi pemandangan biasa, terutama pada kelas menengah ke bawah yang terhimpit kebutuhan ekonomi ditengah kehidupa perkotaan. Penelitian ini ingin melihat lebih dalam bagaimana para istri menjalani peran gandanya sebagai pencari nafkah sekaligus pengurus rumah tangga serta bagaimana dukungan suami mempengaruhi kondisi psikologis dan keharmonisan keluarga mereka. Dengan pendekatan kualitatif, peneliti mewawancarai sepuluh istri yang dipilih secara sengaja (purposive sampling) berdasarkan kriteria tertentu. Analisis data menggunakan teori peran dari Biddle dan Thomas untuk memahami konflik dan tekanan peran yang dialami para istri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan istri bekerja mayoritas didorong oleh kebutuhan ekonomi karena penghasilan suami yang tidak mencukupi, meski sebagian juga memiliki motivasi non-ekonomi seperti ingin mandiri secara finansial dan mengaktualisasikan diri. Temuan paling mencolok adalah kontras tajam antara istri yang mendapat dukungan suami dengan yang tidak. Istri dengan suami suportif cenderung memiliki kondisi psikologis lebih stabil, mampu menjaga keharmonisan rumah tangga, dan tetap optimis dalam menjalani peran gandanya karena ada bantuan dari suami juga. Sebaliknya, istri tanpa dukungan suami seringkali mengalami kelelahan kronis, stres berkepanjangan, bahkan kekecewaan mendalam hingga penyesalan atas pernikahannya. Yang menarik, pandangan masyarakat di lingkungan Tegalsari juga masih menunjukkan bahwa keterlibatan suami dalam urusan rumah tangga kerap dipandang sebagai hal yang tidak biasa, sementara istri yang bekerja sering dinilai kurang memberikan perhatian pada keluarga. Meski begitu, para istri menunjukkan ketangguhan luar biasa dengan mengabaikan stigma tersebut dan tetap memprioritaskan kebutuhan keluarga di atas kepatuhan buta terhadap konstruksi gender tradisional yang telah mengakar di lingkungan masyarakat.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Keluarga Psikologi Sosiologi Wanita |
||||||||
| Keywords: | Peran Ganda Istri; Keluarga Dual Earner; Dukungan Suami; Kondisi Psikologis; Stigma Sosial | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi | ||||||||
| Depositing User: | Lidya Islamiyah | ||||||||
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 07:39 | ||||||||
| Last Modified: | 07 Apr 2026 07:39 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89295 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
