Peran juru bicara dalam proses pemenangan pasangan calon Eri-Armuji pada Pilwali Surabaya tahun 2020

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Saputra, Bagus Ramadhan (2026) Peran juru bicara dalam proses pemenangan pasangan calon Eri-Armuji pada Pilwali Surabaya tahun 2020. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Bagus Ramadhan Saputra_10010122004.pdf

Download (6MB)
[img] Text
Bagus Ramadhan Saputra_10010122004_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 May 2029.

Download (6MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran juru bicara dalam proses pemenangan pasangan calon Eri Cahyadi-Armuji pada pemilihan wali kota Surabaya 2020. Penelitian ini berangkat dari fenomena keberhasilan strategi marketing politik yang dijalankan oleh juru bicara dalam konteks marketing politik perkotaan yang kompetitif dan adaptif, khususnya di tengah pembatasan kampanye akibat pandemi COVID-19. Dalam kerangka ini, juru bicara tidak hanya berperan sebagai penyampai pesan, tetapi sebagai aktor strategis yang mengelola narasi, menjaga konsistensi pesan lintas media, merespons isu negatif, serta membangun positioning kandidat sebagai figur kepemimpinan yang berkelanjutan, kompeten, dan dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap juru bicara, tim kampanye, serta elemen pemuda yang terlibat dalam pemenangan.Mengacu pada teori Political Marketing dari Jennifer Lees-Marshment dan teori Framing Erving Goffman, penelitian ini memandang kampanye politik sebagai proses manajemen strategis yang berorientasi pada pasar (market-oriented party) serta sebagai proses konstruksi makna melalui pembingkaian isu. Analisis dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji validitasnya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa juru bicara menempati posisi strategis dalam tim pemenangan antara lain pertama Juru Bicara dengan peran utama sebagai Gate Keeper dan Pengendalian Narasi, Penggerak dukungan pemilih milenial dan opini publik, Manajer Media dan Opini Publik, dan Penghubung Antar Elemen Pemenangan. Juru bicara juga memiliki Tantangan dan Peluang, Tantangan nya adalah Delegitimasi, Rivalitas Politik, Patronase Politik, dan Apatisme Politik. Lalu terdapat pula Peluang nya yakni adanya bentuk Konsolidasi Narasi Keberlanjutan, Konsolidasi Generasi Muda, dan Narasi “Arek Suroboyo”.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Saputra, Bagus Ramadhanbagusramadhansaputra08103@gmail.com10010122004
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorSuwarko, Andiandisuwarko@uinsa.ac.id2010117401
Subjects: Kepala Daerah
Partai Politik
Demokrasi
Keywords: Marketing politik; juru bicara; pemilu daerah; politik lokal
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Depositing User: Bagus Ramadhan Saputra
Date Deposited: 18 May 2026 03:08
Last Modified: 18 May 2026 03:08
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89411

Actions (login required)

View Item View Item