This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Sulistiya, Anisa (2026) Analisis maṣlaḥah mursalah terhadap jual beli tiket online melalui calo: studi kasus tiket konser jkt48 via tiket.com. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Anisa Sulistiya_05010222007.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Anisa Sulistiya_05010222007_Full.pdf Restricted to Repository staff only until 8 April 2029. Download (3MB) |
Abstract
Maraknya praktik percaloan tiket konser yang terjadi akibat tingginya minat masyarakat dan keterbatasan ketersediaan tiket telah menimbulkan berbagai persoalan, seperti kenaikan harga yang tidak wajar, ketidakadilan distribusi tiket, serta tingginya risiko penipuan yang merugikan konsumen. Fenomena ini banyak terjadi pada penjualan tiket konser musik populer, salah satunya konser JKT48 yang penjualannya dilakukan secara daring melalui platform resmi Tiket.com. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam praktik jual beli tiket konser JKT48 melalui calo via Tiket.com serta menganalisisnya dengan menggunakan perspektif maṣlaḥah mursalah. Penelitian ini merumuskan dua permasalahan utama yaitu bagaimana praktik jual beli tiket konser JKT48 melalui calo via aplikasi Tiket.com dan bagaimana tinjauan maṣlaḥah mursalah terhadap praktik tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologis dan studi kasus. Data penelitian terdiri atas data primer yang diperoleh melalui kuesioner sebagai pengganti wawancara dari pembeli dan calo, serta data sekunder yang bersumber dari literatur fikih muamalah, buku, jurnal, dan peraturan terkait. Seluruh data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori maṣlaḥah mursalah, konsep jual beli (al-ba’i), dan konsep samsarah dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli tiket konser melalui calo dianggap sah secara syariat jual beli dalam Islam karena memenuhi rukun dan syaratnya, namun melanggar prinsip an-taradin. Dalam maslahah mursalah, praktik ini memberi manfaat namun melanggar prinsip ḥifẓ al-māl karena merugikan perlindungan harta dan adanya spekulasi harga. Sementara dalam perspektif samsarah, praktik jual beli tiket online melalui calo ini melanggar prinsip transparansi dalam samsarah karena tidak adanya patokan harga pasar yang jelas dan penggunaan akun ganda untuk monopoli tiket. Penelitian ini menyarankan penguatan sistem penjualan tiket oleh penyelenggara dan platform, serta peningkatan kesadaran konsumen untuk menghindari praktik percaloan demi terciptanya transaksi yang adil dan sesuai prinsip syariah.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Hukum Ekonomi Jual Beli |
||||||||
| Keywords: | Tiket konser; JKT48 | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | Anisa Sulistiya | ||||||||
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 04:44 | ||||||||
| Last Modified: | 08 Apr 2026 04:52 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89417 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
