Makna simbol ritual tradisi Grebeg Suro dalam komunitas Islam Aboge di Desa Tambaksari Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan Perspektif Paul Ricoeur

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mu'ammar, Ahmad Syafi'Ullah (2026) Makna simbol ritual tradisi Grebeg Suro dalam komunitas Islam Aboge di Desa Tambaksari Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan Perspektif Paul Ricoeur. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Ahmad Syafi'Ullah Mu'ammar_07040122071 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 April 2029.

Download (1MB)
[img] Text
Ahmad Syafi'Ullah Mu'ammar_07040122071.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian dengan judul “Makna Simbol Ritual Tradisi Grebeg Suro dalam Komunitas Islam Aboge di Desa Tambaksari Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan Perspektif Paul Ricoeur” yang ditulis oleh Ahmad Syafi’Ullah Mu’ammar ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan serta makna simbolik ritual tradisi Grebeg Suro pada komunitas Islam Aboge di Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan dalam perspektif hermeneutika simbolik Paul Ricoeur. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan tahapan hermeneutika Ricoeur, yaitu explanation, understanding, dan appropriation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Grebeg Suro berlangsung secara sistematis, dimulai dari ritual di sumber atau sendang, penghormatan terhadap pepunden, kirab ancak sebagai representasi hasil bumi, penyajian cokbakal dan sandingan sebagai sesaji, selametan melalui asahan pitu, serta ujub sebagai inti doa ritual. Dalam pelaksanaannya terdapat pembagian peran antara juru kunci, tukang nyajen, perangkat desa, dan masyarakat. Meskipun terdapat pergeseran pada aspek hiburan, inti ritual tetap dipertahankan. Secara simbolik, Grebeg Suro mengandung makna mendalam, di mana setiap unsur ritual merepresentasikan hubungan manusia dengan Tuhan, alam, dan leluhur. Melalui hermeneutika Ricoeur, simbol-simbol tersebut dipahami tidak hanya sebagai praktik budaya, tetapi sebagai ekspresi religius dan refleksi eksistensial masyarakat Islam Aboge dalam memaknai kehidupan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mu'ammar, Ahmad Syafi'Ullahmuammarahmadsyafiullah@gmail.com07040122071
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorWarsito, Loekisno Choirilloekisno.cw@uinsby.ac.id2027036302
Subjects: Aqidah
Aqidah
Wajib Belajar > Aqidah

Filsafat > Filsafat Islam
Adat
Keywords: Simbol ritual; tradisi Grebeg Suro; komunitas Aboge
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Ahmad Mu'ammar
Date Deposited: 09 Apr 2026 07:56
Last Modified: 09 Apr 2026 07:56
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89597

Actions (login required)

View Item View Item