Peran istri dalam pemenuhan nafkah keluarga menurut Tokoh Aisyiyah Jombang perspektif qirā’ah mubādalah

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Sulhi, Cindy Himayatus (2026) Peran istri dalam pemenuhan nafkah keluarga menurut Tokoh Aisyiyah Jombang perspektif qirā’ah mubādalah. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Cindy Himayatus Sulhi_05020122051 OK.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Cindy Himayatus Sulhi_05020122051 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 April 2029.

Download (3MB)

Abstract

Pemenuhan nafkah keluarga dalam hukum Islam secara normatif merupakan kewajiban utama suami sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an, fikih klasik, dan Kompilasi Hukum Islam. Perkembangan sosial dan ekonomi menunjukkan meningkatnya keterlibatan istri dalam pemenuhan nafkah keluarga, yang memunculkan dinamika baru. Dalam konteks tersebut penelitian ini memfokuskan pada permasalahan mengenai pandangan tokoh aisyiyah jombang terhadap peran istri dalam nafkah keluarga, serta penerapan konsep Qira’ah Mubadalah dalam pemaknaan peran istri tersebut. Penelitian ini untuk menganalisis pandangan tokoh Aisyiyah Jombang mengenai peran istri dalam pemenuhan nafkah keluarga serta meninjaunya dengan Qira’ah Mubadalah. hal ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan socio-legal. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh Aisyiyah Jombang serta Qira’ah Mubadalah. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Aisyiyah Jombang memandang kewajiban nafkah tetap berada pada suami sebagai tanggung jawab normatif. Keterlibatan istri dalam pemenuhan nafkah dipahami sebagai bentuk kerja sama keluarga yang sah, selama didasarkan pada kesepakatan, keadilan, dan tanggung jawab bersama. Dalam perspektif qirā’ah mubādalah, relasi suami istri dalam nafkah dipahami secara resiprokal, yaitu saling mendukung dan bekerja sama demi tercapainya kemaslahatan keluarga tanpa meniadakan peran normatif masing-masing. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pemahaman mengenai nafkah dalam keluarga tidak hanya dipandang secara tekstual, tetapi juga kontekstual sesuai dengan realitas sosial yang berkembang. Selain itu, diperlukan penguatan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya relasi yang setara dan saling mendukung dalam rumah tangga. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji lebih luas dengan melibatkan berbagai perspektif dan lokasi penelitian yang berbeda.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Sulhi, Cindy Himayatusssacindy@gmail.com05020122051
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorGhufron, Muhammadmuhammad.ghufron@uinsa.ac.id2024027602
Subjects: Fatwa
Keluarga
Muhammadiyah
Qira'ah
Toleransi Islam
Keywords: Perkawinan; pernikahan; Nafkah keluarga; Nafkah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Cindy Himayatus Sulhi
Date Deposited: 29 Apr 2026 04:08
Last Modified: 29 Apr 2026 04:08
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89606

Actions (login required)

View Item View Item