This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Fadzila, Sinta Nuraini (2026) Representasi: pelaku dan korban dalam pemberitaan kasus pembunuhan mahasiswi di Malang pada media daring analisis framing. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Sinta Nuraini Fadzila_03040422109 full.pdf Restricted to Repository staff only until 23 April 2029. Download (2MB) |
|
|
Text
Sinta Nuraini Fadzila_03040422109.pdf Download (2MB) |
Abstract
Pemberitaan kasus pembunuhan mahasiswi di Malang menjadi salah satu contoh bagaimana media massa membangun representasi pelaku dan korban melalui bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana representasi pelaku dan korban dikonstruksikan dalam pemberitaan media daring Kompas.com dan Tugumalang.id, serta bagaimana praktik wacana dan praktik sosial budaya mempengaruhi konstruksi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis model Norman Fairclough yang mencakup tiga dimensi analisis, yaitu dimensi teks, praktik wacana, dan praktik sosial budaya. Sumber data penelitian berupa enam teks berita, masing-masing tiga teks dari Kompas.com dan Tugumalang.id yang memberitakan kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Negeri Malang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan teknik analisis data meliputi identifikasi unsur kebahasaan pada dimensi teks, analisis proses produksi, distribusi, dan konsumsi wacana, serta penelusuran relasi kuasa, ideologi, dan hegemoni wacana pada dimensi praktik sosial budaya. Hasil penelitian pada dimensi teks menunjukkan bahwa Kompas.com merepresentasikan pelaku dan korban melalui bahasa yang formal, institusional, dan legalistik dengan dominasi sumber aparat penegak hukum, sehingga korban cenderung diposisikan secara impersonal dan pasif dalam kerangka prosedural hukum. Sebaliknya, Tugumalang.id menggunakan bahasa yang lebih evaluatif dan emosional dengan menonjolkan latar sosial korban serta suara keluarga, sehingga menghadirkan representasi korban yang lebih personal dan empatik. Pada dimensi praktik wacana, perbedaan representasi tersebut dipengaruhi oleh proses produksi dan orientasi institusional masing-masing media, di mana Kompas.com mengedepankan prinsip objektivitas jurnalistik berbasis sumber resmi, sementara Tugumalang.id menyesuaikan pemberitaan dengan kedekatan sosial dan kepentingan audiens lokal. Selanjutnya, pada dimensi praktik sosial-budaya, Kompas.com cenderung mereproduksi hegemoni wacana negara melalui legitimasi aparat dan hukum formal, sedangkan Tugumalang.id menghadirkan wacana tandingan yang menegosiasikan dominasi tersebut dengan mengedepankan nilai empati, keadilan sosial, dan keberpihakan pada korban. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa representasi pelaku dan korban dalam pemberitaan media daring tidak bersifat netral, melainkan dibentuk oleh relasi kuasa dan ideologi yang bekerja dalam praktik jurnalistik.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Kekerasan Kematian Pengangguran |
||||||||
| Keywords: | Analisis wacana kritis; fairclough; pemberitaan kriminal; representasi pelaku dan korban; media daring | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Indonesia | ||||||||
| Depositing User: | Sinta Nuraini Fadzila | ||||||||
| Date Deposited: | 24 Apr 2026 09:19 | ||||||||
| Last Modified: | 24 Apr 2026 09:19 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89839 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
