Teknik reframing Islami dalam mengatasi kecemasan sosial korban bullying studi kasus di Pondok Pesantren Pacet

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Adzim, Muhammad Faizul (2026) Teknik reframing Islami dalam mengatasi kecemasan sosial korban bullying studi kasus di Pondok Pesantren Pacet. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammad Faizul Adzim_04010322021.pdf

Download (10MB)
[img] Text
Muhammad Faizul Adzim_04010322021_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 April 2029.

Download (10MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena bullying di lingkungan pondok pesantren yang berdampak pada munculnya kecemasan sosial pada santri, khususnya santri baru yang sedang berada pada tahap adaptasi. Pengalaman ejekan verbal, perlakuan merendahkan, dan pengucilan sosial dapat menimbulkan pola pikir negatif, rasa takut berinteraksi, serta penurunan kepercayaan diri. Kondisi tersebut tidak hanya memengaruhi aspek psikologis, tetapi juga berdampak pada aspek sosial dan spiritual santri. Oleh karena itu, diperlukan intervensi konseling yang mengintegrasikan pendekatan psikologis dan nilai-nilai keislaman, salah satunya melalui teknik reframing Islami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerapan teknik reframing Islami dalam mengatasi kecemasan sosial korban bullying serta mengetahui hasil penerapannya di Pondok Pesantren Amanatul Qur’an Pacet. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang santri laki-laki berusia 14 tahun (nama samaran Gana) yang mengalami kecemasan sosial akibat bullying. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik deskriptif-komparatif untuk membandingkan kondisi konseli sebelum dan sesudah intervensi. Validitas data diperkuat melalui teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik reframing Islami memberikan perubahan positif pada empat aspek utama, yaitu kognitif, emosional, perilaku, dan spiritual. Pada aspek kognitif, konseli mampu mengubah pola pikir negatif menjadi lebih realistis dan adaptif. Pada aspek emosional, terjadi penurunan intensitas kecemasan dan ketegangan dalam situasi sosial. Pada aspek perilaku, konseli mulai menunjukkan keberanian berinteraksi dan berpartisipasi dalam kegiatan pesantren. Pada aspek spiritual, konseli mampu memaknai pengalaman bullying sebagai ujian yang mengandung hikmah serta menunjukkan peningkatan ketenangan batin dan kekhusyukan ibadah.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Adzim, Muhammad Faizuladzimfaizul66@gmail.com04010322021
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorAmriana, Amrianaamriana.uinsa@gmail.com2111048901
Thesis advisorSuwatah, Suwatahsuwatah@uinsa,ac,id2115126401
Subjects: Bimbingan Konseling
Dakwah > Dakwah, Psikologi
Keywords: teknik reframing Islami; kecemasan sosial; bullying
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Muhammad Faizul Adzim
Date Deposited: 16 Apr 2026 02:23
Last Modified: 16 Apr 2026 02:23
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89863

Actions (login required)

View Item View Item