Konstruksi hoaks Sri Mulyani "Guru Itu Beban Negara" pada pemberitaan media daring: analisis wacana kritis Teun A.Van Dijk

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nisa, Iqda Khoirun (2026) Konstruksi hoaks Sri Mulyani "Guru Itu Beban Negara" pada pemberitaan media daring: analisis wacana kritis Teun A.Van Dijk. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Iqda Khoirun Nisa_03020422040.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Iqda Khoirun Nisa_03020422040_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 April 2029.

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media daring seperti Kompasiana.com, ANTARA News, Tempo.co, DetiJatim, KOMPAS.com, Jawa Pos, Liputan6.com, Metro TV, Kumparan, dan BeritaSatu.com mengonstruksi pemberitaan mengenai isu hoaks “Guru itu Beban Negara” yang dikaitkan dengan pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Hoaks tersebut berasal dari potongan video manipulatif hasil teknologi deepfake berbasis AI yang menimbulkan berita palsu dan memicu persepsi negatif terhadap profesi guru serta pemerintah. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada analisis struktur teks wacana, kognisi sosial wartawan dan redaksi dalam membingkai isu, serta representasi media daring terhadap hoaks tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis Teun A. van Dijk, yang mencakup tiga dimensi, teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Sumber data diperoleh dari berbagai portal media daring yaitu Kompasiana.com, ANTARA News, Tempo.co, detikjatim, KOMPAS.com, Jawa Pos, Liputan6.com, Metro TV, Kumparan, BeritaSatu.com, teknik pengumpulan data diperoleh melalui dokumentasi teks berita daring terkait isu hoaks ”Guru itu Beban Negara”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap media memiliki pola konstruksi wacana yang berbeda, sesuai dengan karakteristik dan kebijakan redaksinya. Media arus utama seperti KOMPAS.com, Tempo.co, dan ANTARA News berperan sebagai pelurus informasi dengan melakukan verifikasi dan penelusuran fakta untuk mencegah penyebaran informasi yang menyesatkan. Sebaliknya, media berbasis komunitas seperti Kompasiana dan Kumparan lebih menonjolkan keberagaman pandangan serta partisipasi pembaca dalam membentuk wacana. Dari aspek kognisi sosial, kerangka berpikir jurnalis dipengaruhi oleh nilai profesionalisme dan ideologi redaksi. Pada dimensi konteks sosial, terdapat hubungan yang erat antara produksi wacana, kepentingan politik, dan pembentukan persepsi publik terhadap figur Sri Mulyani serta profesi guru.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nisa, Iqda Khoiruniqdanisa00@gmail.com03020422040
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorAbdullah, Asep Abbasasepabdullah@uinsby.ac.id2029076301
Thesis advisorShofah, Novia Adibatusnashofah@uinsa.ac.id2025119202
Subjects: Bahasa Indonesia
Guru
Media Massa
Keywords: Analisis wacana kritis; guru; hoaks; media daring; Sri Mulyani; Teun A. van Dijk
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Indonesia
Depositing User: Iqda Khoirun Nisa
Date Deposited: 16 Apr 2026 02:08
Last Modified: 16 Apr 2026 02:08
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89872

Actions (login required)

View Item View Item