Pemenuhan hak nafkah batin suami istri dalam perkawinan jarak jauh dalam perspektif maslahah mursalah: studi kasus suami yang bekerja di pelayaran di Desa Palteker, Kecamatan Klampis, Bangkalan, Madura

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mustahsinah, Maulidatul (2026) Pemenuhan hak nafkah batin suami istri dalam perkawinan jarak jauh dalam perspektif maslahah mursalah: studi kasus suami yang bekerja di pelayaran di Desa Palteker, Kecamatan Klampis, Bangkalan, Madura. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Maulidatul Mustahsinah_05040122128.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Maulidatul Mustahsinah_05040122128_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 April 2029.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perkawinan jarak jauh yang dijalani pasangan suami istri di Desa Palteker akibat pekerjaan suami di bidang pelayaran, yang berdampak pada pemenuhan hak nafkah batin. Keterpisahan fisik dalam jangka waktu lama menimbulkan berbagai persoalan, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan biologis dan emosional dalam rumah tangga. Penelitian ini merumuskan masalah mengenai bagaimana praktik pemenuhan hak nafkah batin suami istri dalam perkawinan jarak jauh tersebut serta bagaimana tinjauannya dalam perspektif maṣlaḥah mursalah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis-empiris. Data diperoleh melalui wawancara dengan pasangan suami istri yang menjalani perkawinan jarak jauh, observasi, serta dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis dengan mengaitkan temuan lapangan pada konsep maṣlaḥah mursalah dalam hukum Islam untuk menilai sejauh mana praktik tersebut sejalan dengan prinsip kemaslahatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak nafkah batin dalam perkawinan jarak jauh di Desa Palteker belum dapat terpenuhi secara ideal sebagaimana perkawinan yang dijalani dengan kebersamaan fisik. Upaya pemenuhan nafkah batin umumnya dilakukan melalui komunikasi jarak jauh seperti telepon dan pesan singkat untuk menjaga hubungan emosional. Namun, efektivitasnya masih terkendala oleh keterbatasan sinyal, intensitas komunikasi yang tidak menentu, serta kualitas perhatian suami. Dalam perspektif maṣlaḥah mursalah, pekerjaan suami di bidang pelayaran mengandung kemaslahatan dari segi pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga berpotensi menimbulkan mafsadah apabila aspek batin dan emosional tidak terjaga secara seimbang. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar pasangan suami istri yang menjalani perkawinan jarak jauh meningkatkan kualitas komunikasi dan perhatian sebagai bentuk ikhtiar menjaga keharmonisan rumah tangga. Suami diharapkan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan materiil, tetapi juga memperhatikan kebutuhan batin dan emosional istri. Selain itu, diperlukan kesadaran bersama untuk membangun komitmen, keterbukaan, dan saling pengertian agar kemaslahatan dalam rumah tangga dapat terwujud secara menyeluruh.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mustahsinah, Maulidatulmustahsinah2004@gmail.com05040122128
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorNajah, Ahmadunahmadun.najah@yahoo.com2015097704
Subjects: Keluarga
Masyarakat
Perkawinan
Keywords: perkawinan jarak jauh; kemaslahatan keluarga; pemenuhan nafkah batin; Maslahah Mursalah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Maulidatul Mustahsinah
Date Deposited: 17 Apr 2026 03:38
Last Modified: 17 Apr 2026 03:38
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/90369

Actions (login required)

View Item View Item