This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Nissa', Lutfi Khoirun (2026) Merangkul suara yang terabaikan : strategi KPU Kota Surabaya dalam meningkatkan partisipasi politik kelompok rentan pemilu 2024. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Lutfi Khoirun Nissa'_10020122052 OK.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Lutfi Khoirun Nissa'_10020122052 Full.pdf Restricted to Repository staff only until 23 April 2029. Download (2MB) |
Abstract
Pemilu yang demokratis tidak hanya ditandai oleh tingginya tingkat partisipasi pemilih, tetapi juga oleh keterlibatan kelompok rentan secara setara dan bermakna. Kelompok pemilih pemula, penyandang disabilitas, dan lansia kerap menghadapi berbagai hambatan struktural, fisik, sosial, serta keterbatasan akses informasi yang berdampak pada rendahnya partisipasi politik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya dalam meningkatkan partisipasi politik kelompok rentan pada Pemilu 2024 serta implikasi strategi tersebut terhadap bentuk partisipasi politik kelompok rentan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi dan observasi non partisipatif. Analisis penelitian ini menggunakan Teori Sosialisasi Politik Herbert Hyman untuk memahami peran KPU sebagai agen sosialisasi politik, serta Teori Partisipasi Politik Sidney Verba dan Norman H. Nie untuk menganalisis bentuk partisipasi politik kelompok rentan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPU Kota Surabaya telah menerapkan berbagai strategi dalam meningkatkan partisipasi politik kelompok rentan pada Pemilu 2024, antara lain melalui sosialisasi dan pendidikan pemilih yang dilakukan secara tatap muka maupun melalui media digital, pendataan terpilah terhadap pemilih pemula, penyandang disabilitas, dan lansia, serta penyediaan fasilitas khusus Tempat Pemungutan Suara TPS yang lebih aksesibel. Sebagai agen sosialisasi, KPU berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman hak politik warga. Kelompok rentan memberikan respon positif terhadap pendekatan ini, meskipun efektivitasnya belum merata karena masih adanya kendala mobilitas dan ketergantungan pemilih pada pendamping di lapangan. Meskipun strategi dinilai cukup efektif secara konsep, terdapat penurunan signifikan pada angka partisipasi riil. Sebagai contoh, partisipasi pemilih disabilitas di Surabaya menurun drastic dari 68,13% tahun 2019 menjadi 48,27% pada tahun 2024. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi politik belum sepenuhnya berbanding lurus dengan kehadiran di TPS. Strategi KPU sudah berjalan baik di level administratif dan edukasi, namun masih memerlukan penguatan implementasi di lapangan. Keberhasilan pemilu demokratis tidak hanya diukur dari desain program yang inklusif, tetapi dari sejauh mana kelompok rentan dapat terlibat dan mandiri tanpa hambatan fisik.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Politik Pemilihan Umum |
||||||||
| Keywords: | Partisipasi politik; kelompok rentan; KPU Kota Surabaya; Pemilu 2024. | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik | ||||||||
| Depositing User: | Lutfi Nissa' | ||||||||
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 07:31 | ||||||||
| Last Modified: | 23 Apr 2026 07:31 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/90498 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
