Perlindungan hukum terhadap korban kejahatan scammer melalui media sosial dalam perspektif undang - undang no 31 tahun 2014 tentang perlindungan saksi dan korban

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Renova, Arfi Exza Dheo (2026) Perlindungan hukum terhadap korban kejahatan scammer melalui media sosial dalam perspektif undang - undang no 31 tahun 2014 tentang perlindungan saksi dan korban. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Arfi Exza Dheo Renova_05040722090.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Arfi Exza Dheo Renova_05040722090_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 June 2029.

Download (3MB)

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi lowongan kerja, namun di sisi lain juga memunculkan kejahatan baru berupa penipuan lowongan kerja (job scam). Kejahatan ini memanfaatkan media sosial sebagai sarana utama untuk menyebarkan informasi palsu yang menyesatkan masyarakat dan menimbulkan kerugian ekonomi maupun psikologis bagi korban. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kebutuhan perlindungan hukum dan upaya pencegahan yang efektif dalam menghadapi kejahatan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap korban kejahatan scammer dengan modus penipuan lowongan kerja di media sosial berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta mengkaji upaya pencegahan kejahatan tersebut dalam perspektif hukum yang berlaku di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber bahan hukum meliputi bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, dan literatur terkait hukum siber dan perlindungan korban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap korban kejahatan scammer lowongan kerja di media sosial secara normatif telah diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta regulasi terkait perlindungan korban. Upaya pencegahan kejahatan scam lowongan kerja belum berjalan efektif karena belum adanya sistem verifikasi informasi lowongan kerja digital, lemahnya pengawasan terhadap konten di media sosial, serta rendahnya literasi digital masyarakat. Pencegahan yang ideal memerlukan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, platform media sosial, dan masyarakat melalui pembentukan mekanisme verifikasi lowongan kerja digital, penguatan tanggung jawab platform, serta peningkatan literasi digital. Dengan demikian, perlindungan dan pencegahan kejahatan scam lowongan kerja di media sosial memerlukan pembaruan kebijakan hukum yang menekankan aspek preventif, penguatan kelembagaan, serta integrasi antara regulasi hukum, teknologi, dan partisipasi masyarakat guna memberikan perlindungan yang lebih komprehensif dalam ruang digital.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Renova, Arfi Exza Dheoarfyedr06@gmail.com05040722090
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorWarjiyati, Sriwarjiyatisri@gmail.com2026086802
Subjects: Hukum > Hukum Pidana
Keywords: Penipuan; lowongan kerja; media sosial
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Islam
Depositing User: Arfi Arfi exza Dheo Renova
Date Deposited: 15 Jun 2026 01:21
Last Modified: 15 Jun 2026 01:21
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91058

Actions (login required)

View Item View Item