This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Fathonah, Siti (2026) Analisis kandungan mikroplastik pada daging, kulit dan mata ikan dari TPI Kalanganyar dan TPI Kranji dengan FTIR. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Siti Fathonah_09010422016.pdf Download (7MB) |
|
|
Text
Siti Fathonah_09010422016_Full.pdf Restricted to Repository staff only until 22 June 2029. Download (7MB) |
Abstract
Penumpukan sampah plastik di lingkungan berpotensi menjadi sumber mikroplastik yang dapat masuk kedalam tubuh ikan melalui rantai makanan atau akibat kontaminasi selama proses penanganan dan penjualan di TPI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik jenis, warna, ukuran, jumlah, kelimpahan, dan jenis polimer mikroplastik pada ikan yang didaratkan di TPI Kalanganyar dan TPI Kranji. Sampel penelitian ini menggunakan ikan kembung dengan jumlah sebanyak 25 individu pada tiap lokasi penelitian, sehingga didapatkan total jumlah 50 individu ikan. Analisis mikroplastik dilakukan pada bagian daging, kulit dan mata menggunakan digesti KOH 10% dan H2O2 30%, pengamatan mikroskop stereo, dan identifikasi jenis polimer mikroplastik menggunakan uji FTIR (Fourier Transform Infrared). Hasil penelitian menunjukkan mikroplastik di TPI Kalanganyar yang ditemukan adalah jenis fiber (423 partikel), pada TPI Kranji ditemukan fiber (321 partikel) dan fragmen (1 partikel). Warna mikroplastik didominasi oleh warna biru, dan ukuran mikroplastik berada pada kelompok 5 (100-500 µm), kelompok 6 (500-1000 µm), kelompok 7 (1000-5000 µm). Rata-rata kelimpahan mikroplastik TPI Kalanganyar pada tiap-tiap bagian (daging, kulit dan mata) diperoleh nilai masing-masing 0,36 partikel/gram, 0,67 partikel/gram, 3,20 partikel/gram, dan pada TPI Kranji didapatkan nilai 0,27 partikel/gram, 0,43 partikel/gram, 2,45 partikel/gram. Jenis polimer mikroplastik dari kedua lokasi penelitian diperoleh jenis polietilena (PE), dan polyethylene terephthalate (PET) yang diduga berasal dari limbah cucian, kresek, botol minuman, dan plastik kemasan. Daerah tangkapan ikan dekat wilayah mangrove (TPI Kalanganyar) diduga mengakumulasi banyak sampah plastik yang berpotensi meningkatkan kandungan mikroplastik pada jaringan ikan. Oleh karena itu, pengelolaan plastik mulai dari hulu hingga hilir sungai sampai pesisir perlu ditingkatkan.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Ikan Ilmu Kelautan |
||||||||||||
| Keywords: | Mikroplastik; ikan kembung; TPI Kalanganyar; TPI Kranji; FTIR | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Ilmu Kelautan | ||||||||||||
| Depositing User: | Siti Fathonah | ||||||||||||
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 04:23 | ||||||||||||
| Last Modified: | 22 Jun 2026 04:23 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91368 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
