This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Assidiqi, Muhammad Alfin Nashri (2026) Implementasi model sistem dukungan pendidikan inklusif di kelas 1 UPT SD Negeri 44 Gresik. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Muhammad Alfin Nashri Asshidqi_06040722102 full.pdf Restricted to Repository staff only until 22 June 2029. Download (6MB) |
|
|
Text
Muhammad Alfin Nashri Asshidqi_06040722102.pdf Download (6MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelaksanaan pendidikan inklusif yang mampu mengakomodasi kebutuhan ABK di sekolah dasar, khususnya dalam sistem dukungan dan kolaborasi antara guru kelas dan GPK. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini meliputi bagaimana bentuk model sistem dukungan pelaksanaan pendidikan inklusif, hambatan yang dihadapi, serta solusi yang diterapkan oleh guru kelas dan GPK di kelas 1 UPT SD Negeri 44 Gresik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan model sistem dukungan, hambatan, dan solusi dalam pendidikan inklusif di sekolah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui teknik deskriptif dengan kajian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk model sistem dukungan pendidikan inklusif di UPT SD Negeri 44 Gresik meliputi dukungan kepala sekolah, guru kelas, GPK, dan orang tua. berbagai model dukungan dari kepala sekolah berupa dukungan kebijakan, penyediaan GPK, penyediaan lingkungan belajar yang ramah anak, serta layanan komunikasi dengan orang tua dan LPABK. Model dukungan guru kelas berbentuk dukungan motivasi, penyesuaian metode pembelajaran, dan berkolaborasi dengan GPK. Bentuk dukungan GPK dengan memberikan pendampingan individu dan menyalurkan informasi seputar layanan terapi ke LPABK. Bentuk dukungan orang tua dengan berkontribusi dalam memberikan informasi perkembangan anak ketika di rumah dan memperjuangkan hak-hak anak. Namun, masih terdapat berbagai hambatan seperti keterbatasan kompetensi guru, kurangnya kolaborasi, keterbatasan waktu, serta minimnya sarana dan prasarana. Solusi yang dilakukan seperti peningkatan kompetensi guru dengan pelatihan profesional, penguatan kolaborasi antara guru, GPK, dan orang tua, pengelolaan waktu yang efektif dalam perencanaan kolaborasi, serta optimalisasi dan pengadaan fasilitas pembelajaran yang mendukung pendidikan inklusif.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Pendidikan > Pendidikan Anak | ||||||||||||
| Keywords: | Pendidikan inklusif | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah | ||||||||||||
| Depositing User: | Muhammad Muhammad Asshidqi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 09:42 | ||||||||||||
| Last Modified: | 22 Jun 2026 09:42 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91386 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
