This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Syahputra, Rama Eka (2026) Pengaruh penambahan ekstrak nanas dalam pakan terhadap peningkatan laju pertumbuhan Udang Vanname (Litopenaeus Vannamei). Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Rama Eka Syahputra_09010422012.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Rama Eka Syahputra_09010422012_Full.pdf Restricted to Repository staff only until 26 June 2029. Download (3MB) |
Abstract
Pakan merupakan komponen dengan biaya produksi tertinggi dalam budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei). Penambahan bahan aditif alami seperti ekstrak nanas potensial digunakan sebagai feed additive untuk meningkatkan hidrolisis protein pakan menjadi asam amino yang mudah diserap melalui aktivitas enzim proteolitik (bromelin). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan ekstrak nanas dalam pakan komersial terhadap laju pertumbuhan harian (Average Daily Growth/ADG), bobot rata-rata (Average Body Weight/ABW), perubahan ukuran (size), efisiensi pemanfaatan pakan (Feed Conversion Ratio/FCR), dan kelangsungan hidup (Survival Rate/SR) udang vanname. Penelitian eksperimental dilakukan selama 15 hari pemeliharaan dari DOC 75 hingga DOC 90 di Laboratorium Marine Environmental UINSA. Hewan uji yang digunakan berupa benih udang vaname berukuran awal seragam bobot ±4,5 gram. Penelitian menggunakan 1 kolam dengan tiga petak dengan dosis ekstrak nanas yang berbeda, yaitu petak 1 (0%), petak 2 (2%), dan petak 3 (3%). Ekstrak buah nanas diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% yang dilanjutkan dengan pemekatan menggunakan rotary evaporator. Parameter kualitas air (suhu, pH, salinitas, dan DO) dimonitor secara berkala dua kali sehari. Hasil uji proksimat pakan menunjukkan kadar protein pada perlakuan 2% sebesar 34,24% dan perlakuan 3% sebesar 33,76%. Hasil pemeliharaan akhir pada DOC 90 menunjukkan jika petak 3 (3%) memberikan performa terbaik dengan nilai ABW akhir tertinggi sebesar 11,6 gram, laju ADG puncak mencapai 0,7–0,72 gram/hari, dan penurunan nilai size paling signifikan hingga 86 ekor/kg. Petak 3 menghasilkan tingkat efisiensi pakan tertinggi dengan nilai FCR terendah yaitu 3,3, berbeda dengan petak 1 sebesar 4,7 dan petak 2 sebesar 4,1. Selain itu, tingkat kelangsungan hidup (SR) tertinggi dicapai oleh Petak 3 sebesar 80,00%, lalu petak 2 (72,00%), dan petak 1 (68,00%). Parameter kualitas air selama penelitian berada pada kisaran optimal untuk mendukung metabolisme udang vanname
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Biologi Ikan Ilmu Kelautan |
||||||||||||
| Keywords: | Litopenaus vannamei; ekstrak nanas; enzim bromelin; laju pertumbuhan; feed conversion ratio (FCR); survival rate (SR) | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Ilmu Kelautan | ||||||||||||
| Depositing User: | Rama Eka Syahputra | ||||||||||||
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 06:40 | ||||||||||||
| Last Modified: | 26 Jun 2026 06:40 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91917 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
