Keadilan Tuhan: analisa kritik terhadap theolog, filosof Muslim dan Murtadha Muthahhari

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Hidajati, Nur (1998) Keadilan Tuhan: analisa kritik terhadap theolog, filosof Muslim dan Murtadha Muthahhari. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (544kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (118kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (811kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 6.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (960kB) | Preview

Abstract

Masalah yang dihadapi oleh manusia di dunia ini tidak lepas dari masalah baik dan jahat. Masalah baik dan jahat itu berhubungan dengan Tuhan. Keadilan Tuhan berhubungan dengan perbuatan manusia itu, ada yang bermanfaat dan ada juga yang berbahaya. Tuhan menjadikan alam ini secara tidak langsung, maka di samping baik itu cintaan Tuhan jahat pun juga ciptaan Tuhan. Tetapi Tuhan yang berkuasa mutlak. Tak ada satupun yang tidak dapat dibuat Tuhan, tetapi Tuhan tidak dapat dan tidak bisa berbuat jahat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; bagaimana konsep keadilan Tuhan yang berhubungan dengan kebaikan dan kejahatan menurut theolog, menurut filosof Muslim dan menurut Murtadha Muthahhari. Metode pembahasan penelitian ini menggunakan metode komparasi dan metode kritik analisis. Kesimpulan penelitian ini adalah; 1. Keadilan Tuhan menurut para theolog ada dua pendapat, yaitu mereka yang berpendapat bahwa Tuhan berkuasamutlak atau juga dapat dikatakan tergantung pada kehendak Allah, dalam arti Allah akan memasukkan ke dalam surga bagi yang berdosa dan memasukkan ke dalam neraka bagi yang tidak berdosa, tidaklah hal itu dikatakan sebagai kezaliman. Hal ini dianut oleh Asy’ari sedang menurut Mu’tazilah bahwa Allah wajib mengganjar orang benar dan menghukum orang yang salah. 2. Dalam pandangan para filosoff, bahwa di alam ini terdapat hukum alam atau sunnatullah, sehingga manusia diberi kebebasan dan tanggung jawab. 3. Dalam pandangan Murtadha Muthahhari bahwa keadilan Tuhan adalah suatu yang maujud yang mengambil perwujudan dan kesempurnaannya dalam kadar yang menjadikannya dan keadilan Tuhan merupakan rahmat dan kebaikan dari-Nya, sedangkan rahmat itu tidak ditahan, sejauh manusia bisa meraihnya

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Hidajati, NurUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Biografi > Biografi Islam
Tuhan
Keywords: keadilan Tuhan; theolog; filosof Muslim; Murtadha Muthahhari
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 30 May 2017 01:55
Last Modified: 30 May 2017 01:55
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/17071

Actions (login required)

View Item View Item