Pola distribusi zakat dagang dengan pakaian di Kecamatan Bluto Sumenep dalam perspektif hukum Islam

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ningsih, Fatma (2011) Pola distribusi zakat dagang dengan pakaian di Kecamatan Bluto Sumenep dalam perspektif hukum Islam. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Fatma Ningsih_C02207026.pdf

Download (4MB)
Official URL: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/30857

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan (field research) di Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep tentang "Pola distribusi zakat dagang dengan pakaian di Kecamatan Bluto Sumenep dalam perspektif hukum Islam" untuk menjawab dari rumusan masalah, yakni: 1). Bagaimana pola distrihusi zakat dagang di Kecamatan Bluto Sumenep?, 2). Bagaimana perspektif hukum Islam terhadap pola distribusi zakat dagang dengan pakaian di Kecamatan Bluto Sumenep? Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara observasi, wawancara (intervieu? secara langsung unt uk memperdalam data-data dan dokumenter dari tempat penelitian yang kemudian di analisis dengan teknik deskriptif analisis menggunakan pola pikir induktif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Pola distribusi zakat dagang dengan pakaian di Kecamatan Bluto beraneka ragam. Pertama, dari segi pendistrihusiannya dilakukan secara pribadi tanpa melalui 'amil zakat hal itu bertentangan dengan Islam yang mengharuskan pembayaran zakat melaui amil. Kedua, zakat perdagangan diberikan kepada tetangga sekitar (sekalipun sebagian dari tetangga itu bukan mustahik zakat), imam masjid atau musalla dan pelanggan pembelinya yang kebanyakan diluar daerah muzakki. Ketiga, perhit ungan standar harga barang dalam menentukan nisab dan pendistribusian zakat perdagangan menggunakan standar harga pasar yang berlaku saat akan mengeluarkan zakat. Keempat, bent uk pendistribusian zakat dagang adalah dengan pakaian sedagkan menurut kesepakatan jumhur tidak diperbolehkan, karena nisabnya dihitung dengan nilai (uang), dan juga dari pihak penerima zakat temyata lebih membutuhkan uang dari pada pakaian. Sejalan dengan kesimpulan di atas, maka hendaknya pada para pedagang disarankan: pertama, pendistribuian zakat hendaknya melalui 'amil dan didistribusikan pada orang-orang yang tennasuk golongan mustahik zakat (QS. Al­ Taubah: 60) dan lebih memprioritaskan mustahik yang di daerahnya terlebih dahulu sebelum didistribusikan keluar daerah. Kedua, pendistribusian zakat dalam bent uk pakaian hendaknya dirubah dengan bentuk uang, karena nisab perdagangan dihitung dengan nilai (uang), dan juga dari pihak penerima zakat temyata lenih membut uhkan uang dari pada pakaian.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ningsih, Fatma--UNSPECIFIED
Subjects: Zakat
Keywords: Distribusi zakat, zakat dagang; zakat pakaian
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 02 Apr 2019 02:28
Last Modified: 02 Apr 2019 02:28
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/30857

Actions (login required)

View Item View Item