Pengaruh pemberian (MOLl) bonggol pisang dan limbah cair tahu terhadap pertumbuhan dan kandungan vitamin A pada sawi pakcoy (Brassica Rapa L.)

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nofiani, Mita (2024) Pengaruh pemberian (MOLl) bonggol pisang dan limbah cair tahu terhadap pertumbuhan dan kandungan vitamin A pada sawi pakcoy (Brassica Rapa L.). Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Mita Nofiani_09010120013.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Mita Nofiani_09010120013_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 July 2027.

Download (2MB)

Abstract

Sawi pakcoy pada tahun 2020 tercatat terjadi penurunan sebesar 12,05 ton/ha. Produksi sawi pakcoy yang rendah disebabkan karena teknik budidayanya yang kurang intensif salah satu penyebabnya yaitu penggunaan pupuk kimia. Maka dari itu perlu dilakukan upaya mengganti pupuk kimia dengan menggunakan pupuk MOL yang memanfaatkan bahan-bahan sisah limbah pertanian maupun rumah tangga, seperti limbah bongol pisang dan limbah cair tahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi dan frekuensi penggunaan pupuk MOL (Mikroorganisme Lokal) bonggol pisang dan limbah cair tahu terhadap pertumbuhan dan kandungan vitamin A pada sawi pakcoy (Brassica rapa L.). Rancangan yang digunanakana adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 18 perlakuan dan 2 pengulangan, yang terdiri dari dua faktor yaitu konsentrasi dan frekuensi. Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA, untuk mengetahui perbandingan frekuensi 1 dan 2 minggu sekali dilakukan uji Komparasi Independent Sampel. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian MOL bonggol pisang dan limbah cair tahu terhadap semua parameter, akan tetapi diperoleh perlakuan yang efektif pada parameter tinggi tanaman dan jumlah daun yaitu M7 (konsentrasi 100 ml/L), M9 (konsentrasi 200 ml/l) limbah cair tahu frekuensi 1, sedangkan parameter berat basah yang efektif pada perlakuan M5 (Bonggol pisang 200 ml/L, Frekuensi 1), dan parameter berat basah pada perlakuan M17 (Limbah cair tahu 200 ml/L, Frekuensi 2). Kadar vitamin A yang menunjukkan hasil paling efektif pada perlakuan M6 (Bonggol pisang 250 ml/L, Frekuensi 1 minggu sekali yaitu 98,20 mg/100g).

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nofiani, Mitanofiani0997@gmail.com09010120013
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorPribadi, Eko Teguhekoteguh1980@gmail.com2015018001
Thesis advisorMunir, Misbakhulmisbakhul_munir@uinsby.ac.id198107252014031002
Subjects: Biologi
Industri RumahTangga
Pertanian
Keywords: Sawi pakcoy; MOL; bonggol pisang; limbah cair tahu; vitamin A
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Biologi
Depositing User: Mita Nofiani
Date Deposited: 22 Jul 2024 06:05
Last Modified: 22 Jul 2024 06:05
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/72003

Actions (login required)

View Item View Item