Analisis kelayakan Balai Rukyat Ibnu Syatir, Joresan, Ponorogo sebagai tempat rukyat berdasarkan tingkat keberhasilan rukyatulhilal

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Kamilah, Aqila Sofia (2024) Analisis kelayakan Balai Rukyat Ibnu Syatir, Joresan, Ponorogo sebagai tempat rukyat berdasarkan tingkat keberhasilan rukyatulhilal. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel.

[img] Text
Aqila Sofia Kamilah_05020620015 OK.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Aqila Sofia Kamilah_05020620015 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 July 2027.

Download (3MB)

Abstract

Rukyatulhilal menjadi kegiatan yang wajib dilakukan sebagian umat Islam di negeri ini sebagai penentu awal bulan Kamariyah. Banyak tempat-tempat yang strategis yang digunakan sebagai tempat observasi bulan sekaligus benda-benda langit lainnya. Salah satu diantaranya ada di Jawa Timur tepatnya di dalam lingkungan Pondok Pesantren Al-Islam, Joresan, Ponorogo yang diberi nama Balai Rukyat Ibnu Syatir yang merupakan salah satu tempat yang sering digunakan BHR Ponorogo sebagai tempat rukyatulhilal di Ponorogo. Tempat ini sering digunakan untuk pembelajaran rukyatulhilal bagi santrinya dan berhasil melihat bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persentase keberhasilan rukyatulhilal di Balai Rukyat Ibnu Syatir? Apasaja faktor yang mempengaruhi keberhasilan rukyatulhilal di Balai Rukyat Ibnu Syatir? Bagaimana kelayakan Balai Rukyat Ibnu Syatir sebagai tempat rukyat jika dilihat dari persentase keberhasilan rukyatulhilalnya? Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan datanya dengan observasi lapangan, wawancara pihak terkait serta dokumentasi rukyatulhilal. Data yang telah ada lalu diolah dan dianalisa dengan analisis deskriptif kualitatif, serta dicocokkan dengan parameter yang ada untuk mengetahui tingkat kelayakan Balai Rukyat Ibnu Syatir sebagai tempat rukyatulhilal. Penelitian ini memiliki hasil yang menunjukkan bahwasannya Balai Rukyat Ibnu Syatir memiliki tingkat keberhasilan 52,5%, yang berarti hilal lebih banyak terlihat dari pada tidak terlihat. Disertai dengan beberapa faktor yang membantu keberhasilan rukyatulhilal seperti tempat yang strategis, memiliki ketinggian tempat yang mencapai 115 mdpl dan sedikit polusi di Balai Rukyat Ibnu Syatir, ditambah dengan perukyat yang telah ahli dalam bidangnya dan alat yang mumpuni serta akses yang terbilang mudah, sehingga hilal cukup sering terlihat disana. Dari beberapa parameter yang ada termasuk didalamnya persentase keberhasilan rukyatulhilal, Balai Rukyat Ibnu Syatir kurang layak untuk digunakan sebagai tempat rukyatulhilal di Ponorogo. Dikarenakan luas pandang ufuk barat terdapat perbukitan dan terdapat Menara Baru Masjid Jami’ Gontor yang menjulang setinggi 82 m pada azimuth 296° sehingga belum memenuhi parameter kelayakan tempat rukyat. Sejalan dengan kesimpulan tersebut, penulis menyarankan agar mempublikasikan hasil rukyatulhilal setiap bulannya, sehingga dapat digunakan pembelajaran bagi masyarakat. Melihat dari arah pandang ufuk barat yang memiliki kendala seperti perbukitan dan Menara Baru Masjid Jami’ Gontor, diharapkan pihak Balai Rukyat dapat menemukan tempat lain yang lebih layak atau meninggikan tempat yang telah ada serta membangun pembatas di lokasi tersebut sehingga pengunjung dan perukyat dapat lebih aman dan nyaman.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Kamilah, Aqila Sofiaaqilasofia1710@gmail.com05020620015
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorQulub, Siti Tatmainultatmainulqulub@uinsby.ac.id2029128901
Subjects: Hisab dan Rukyah
Organisasi Masyarakat
Agama dan Ilmu Pengetahuan
Falak
Keywords: Rukyatul hilal; Hisab
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak
Depositing User: Aqila Sofia Kamilah
Date Deposited: 24 Jul 2024 01:57
Last Modified: 24 Jul 2024 01:57
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/72065

Actions (login required)

View Item View Item