Pencabutan perkara perceraian pasca mediasi perspektif Sadd al-Dharī’ah: studi kasus putusan Nomor 1850/Pdt.G/2024/Pa.Lmg Dan 2044/Pdt.G/2024/Pa.Lmg di Pengadilan Agama Kabupaten Lamongan

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Atho'illah, Achmad Afifuddin (2025) Pencabutan perkara perceraian pasca mediasi perspektif Sadd al-Dharī’ah: studi kasus putusan Nomor 1850/Pdt.G/2024/Pa.Lmg Dan 2044/Pdt.G/2024/Pa.Lmg di Pengadilan Agama Kabupaten Lamongan. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Achmad Afifuddin Atho'illah_05020121041.pdf

Download (4MB)
[img] Text
Achmad Afifuddin Atho'illah_05020121041_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 November 2028.

Download (4MB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kenyataan meningkatnya perkara perceraian di Indonesia, khususnya di Pengadilan Agama Kabupaten Lamongan, yang menjadi perhatian serius dalam upaya menjaga keutuhan keluarga. Meskipun perceraian dibolehkan dalam Islam, namun pada dasarnya merupakan perbuatan yang paling dibenci Allah. Oleh karena itu, mediasi sebagai proses damai sebelum perceraian menjadi sarana penting dalam mencegah terjadinya kerusakan (mafsadat). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pencabutan perkara pasca mediasi dalam putusan nomor 1850/Pdt.G/2024/PA.Lmg dan 2044/Pdt.G/2024/PA.Lmg tersebut dipahami dalam perspektif sadd al-dharī’ah sebagai prinsip pencegahan terhadap dampak negatif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum empiris yang dilaksanakan di Pengadilan Agama Lamongan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lapangan serta wawancara hakim mediator. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran yang utuh mengenai dinamika proses mediasi dan relevansinya dengan prinsip sadd al-dharī’ah. Analisis data menggunakan metode deskriptif analisis, yaitu dengan menggambarkan serta menelaah data yang telah diperoleh, khususnya yang berkaitan dengan proses mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencabutan perkara dalam putusan nomor 1850/Pdt.G/2024/PA.Lmg dan 2044/Pdt.G/2024/PA.Lmg merupakan keberhasilan mediasi yang lahir dari kesadaran para pihak. Faktor pendorongnya antara lain masih adanya rasa cinta, kepedulian terhadap masa depan anak, serta itikad baik tergugat untuk memperbaiki diri. Mediasi ini tidak hanya menyelesaikan perkara secara hukum, tetapi juga menyentuh aspek emosional dan moral rumah tangga. Pencabutan gugatan dapat dipandang sebagai penerapan sadd al-dharī’ah karena menutup jalan menuju perceraian yang berpotensi merusak keutuhan keluarga dan merugikan anak.. Mediasi yang berujung pada perdamaian berfungsi sebagai penutup jalan terhadap kerusakan lebih besar yang mungkin timbul akibat berlanjutnya proses cerai. Dengan demikian, keputusan mencabut gugatan perceraian tidak hanya sah secara hukum formal, tetapi juga memiliki dasar kuat dalam teori hukum Islam yang berorientasi pada pencegahan mudharat. Mediator perlu mengasah keterampilan komunikasi, negosiasi, dan kecerdasan emosional dengan mengembangkan strategi mediasi yang kreatif dan adaptif, serta menjaga sikap sabar, netral, dan empati. Para pihak diharapkan menjalani proses mediasi dengan sikap terbuka, jujur, dan kooperatif, serta bersedia mendengar dan memahami sudut pandang lawan bicara untuk mencari solusi bersama. Mediasi sebaiknya dipandang sebagai kesempatan berharga menyelamatkan hubungan dan menghindari dampak negatif dari konflik berkepanjangan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Atho'illah, Achmad Afifuddinachmadafifuddin87@gmail.com05020121041
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorIrfan, Mohammadirfan.mamak69@gmail.com2031056901
Subjects: Peradilan
Keywords: Pencabutan perkara; perspektif Sadd al-Dharī’ah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: achmad afifuddin atho'illah
Date Deposited: 28 Nov 2025 07:25
Last Modified: 28 Nov 2025 07:25
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85221

Actions (login required)

View Item View Item