Karakteristik Mitra Dakwah Gus Iqdam dalam pengajian rutin di Majelis Ta'lim Sabilu Taubah Blitar

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Zahra, Verdea Eka Dine (2025) Karakteristik Mitra Dakwah Gus Iqdam dalam pengajian rutin di Majelis Ta'lim Sabilu Taubah Blitar. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Verdea Eka Dine Zahra_04040121126 OK.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Verdea Eka Dine Zahra_04040121126 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 January 2029.

Download (2MB)

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk dan karakteristik mitra dakwah Gus Iqdam dalam pelaksanaan pengajian rutin Majelis Taklim “Sabilu Taubah” Blitar, dan apa saja faktor pendukung serta penghambat mitra dakwah dalam menerima dan mengimplementasikan pesan dakwah yang disampaikan oleh Gus Iqdam. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami secara mendalam bentuk keterlibatan serta karakteristik mitra dakwah Gus Iqdam dalam aktivitas pengajian rutin, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas mereka dalam menerima dan menyebarkan pesan dakwah. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi untuk menggali pengalaman sadar dan makna subjektif para mitra dakwah dalam mengikuti kegiatan Majelis Taklim Sabilu Taubah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menginterpretasikan pengalaman informan melalui teori model komunikasi SMCR (Source, Message, Channel, Receiver) yang dikemukakan oleh David K. Berlo, dengan fokus pada peran sumber pesan (Gus Iqdam) dan penerima pesan (mitra dakwah) dalam proses penyampaian dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik mitra dakwah Gus Iqdam sangat beragam, mencakup latar belakang sosial yang heterogen seperti santri, pelajar, mahasiswa, pedagang, dan masyarakat umum. Keterlibatan mereka didorong oleh keikhlasan, kecintaan terhadap dakwah, serta rasa tanggung jawab sosial. Melalui pengajian rutin, para mitra dakwah mengalami perubahan makna hidup dan peningkatan spiritualitas yang nyata. Dalam konteks model komunikasi SMCR, Gus Iqdam berperan sebagai komunikator efektif dengan pesan yang kontekstual, sedangkan mitra dakwah menjadi penerima aktif sekaligus penyampai ulang pesan di lingkungannya. Saran untuk peneliti selanjutnya ialah melakukan kajian lebih luas dengan objek majelis taklim lain agar dapat diperoleh perbandingan mengenai strategi dakwah.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Zahra, Verdea Eka Dinetetehver@gmail.com04040121126
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorHuda, Sokhisokhi.huda@uinsa.ac.id2128016701
Thesis advisorArif, Rozaqulrozaqul@uinsa.ac.id2012108201
Subjects: Aqidah
Aqidah
Wajib Belajar > Aqidah

Penyiaran Islam
Agama dan Ilmu Pengetahuan
Keywords: Dakwah Agama; Dakwah Gus Idam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Verdea Eka Dine Zahra
Date Deposited: 10 Jan 2026 14:51
Last Modified: 10 Jan 2026 14:51
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85671

Actions (login required)

View Item View Item