Analisis musharakah mutanaqisah terhadap praktik sewa perdana gaun pengantin pada Adara Attire Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nafidza, Siti Habbatin (2025) Analisis musharakah mutanaqisah terhadap praktik sewa perdana gaun pengantin pada Adara Attire Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Siti Habbatin Nafidza_05010222026 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 January 2029.

Download (5MB)
[img] Text
Siti Habbatin Nafidza_05010222026.pdf

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam keabsahan akad sewa perdana pada Adara Attire Surabaya dengan menggunakan perspektif akad musḥārakah mutanāqiṣah. Dalam konsep musḥārakah mutanāqiṣah, terdapat prinsip bahwa kepemilikan suatu benda pada awalnya dimiliki bersama oleh dua pihak, kemudian secara bertahap berpindah menjadi milik satu pihak melalui mekanisme akad dan transaksi jual beli. Hal yang menjadi fokus perhatian penulis adalah bagaimana proses pelaksanaan akad sewa perdana gaun pengantin di Adara Attire berlangsung, serta sejauh mana praktik tersebut dapat dijelaskan dan dikaitkan dengan prinsip-prinsip musḥārakah mutanāqiṣah. Jenis penelitian yang digunakan termasuk dalam penelitian empiris dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian dikumpulkan menggunakan teknik penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara serta kuesioner dengan pihak pemilik Adara Attire, desainer serta klien. Teknik analisis data menggunakan deskriptif induktif dengan menggunakan teori musḥārakah mutanāqiṣah yang berfokus kepada syarat serta rukunnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya praktik sewa perdana pada Adara Attire Surabaya telah memenuhi rukun dari akad musḥārakah mutanāqiṣah. Akan tetapi, pada bagian syarat akad musḥārakah mutanāqiṣah terdapat satu syarat yang belum dipenuhi oleh praktik sewa perdana itu sendiri. Sehingga, saat terdapat rukun atau syarat yang belum terpenuhi maka akadnya dianggap batal atau batal demi hukum menurut pandangan KHES Pasal 28 ayat (3). Selain itu, terjadi ketidaksesuaian pembagian keuntungan (ujrah hasil sewa menyewa baju setelah klien utama) sesuai dengan nisbah yang telah disepakati di awal berdasarkan Fatwa DSN MUI Nomor 73/DSN-MUI/XI/2008 Tentang Mushārakah Mutanāqiṣah pada poin keempat tentang ketentuan khusus pada nomor 3. Lebih lanjut, terkait dengan penetapan deposit kepada baju yang disewa termasuk sebagai riba faḍl yang mana memiliki ketidakseimbangan harga atau nilai terhadap baju yang disewa atau dipakai oleh klien. Adapun tambahan atau riba dalam deposit ini dihukumi haram atau dilarang oleh syariat. Berdasarkan pemaparan yang telah dijelaskan sebelumnya, penulis merekomendasikan agar penyedia jasa dalam praktik sewa perdana mengedepankan asas saling menguntungkan sebagai landasan utama dalam proses transaksi. Prinsip ini penting diterapkan agar setiap pihak yang terlibat memperoleh keuntungan maupun menanggung risiko secara proporsional sesuai kesepakatan awal. Dengan demikian, hubungan kerja sama dapat terjalin secara adil dan tidak merugikan salah satu pihak. Lebih lanjut, pelaksanaan akad sewa perdana idealnya tidak berhenti pada proses penyewaan saja, tetapi dapat dilanjutkan melalui akad jual beli agar objek yang digunakan memperoleh status kepemilikan yang jelas dan sah. Alternatif lain yang juga dapat diterapkan adalah pembagian ujrah berdasarkan nisbah yang disetujui sejak awal akad untuk memperkuat kepastian hukum serta memberikan perlindungan terhadap hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nafidza, Siti Habbatinnafidzafidza@gmail.com05010222026
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorSholihuddin, Muh.msholihuddin@uinsby.ac.id2025077701
Subjects: Agama
Hukum Islam
Muamalat Muamalah
Keywords: Musharakah mutanaqisah; praktik sewa; gaun pengantin
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Siti Habbatin Nafidza
Date Deposited: 07 Jan 2026 04:30
Last Modified: 07 Jan 2026 04:30
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85829

Actions (login required)

View Item View Item