This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Astutik, Maya Dwi (2026) Pengaruh penyerapan tenaga kerja, jumlah angkatan kerja, dan rata-rata lama sekolah terhadap upah antar gender di Indonesia Tahun 2020-2024. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Maya Dwi Astutik_08040122081.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Maya Dwi Astutik_08040122081_Full.pdf Restricted to Repository staff only until 14 January 2029. Download (2MB) |
Abstract
Kesenjangan upah antara pekerja laki-laki dan perempuan masih menjadi permasalahan dalam pasar tenaga kerja di Indonesia, khususnya pada tahun 2020–2024 yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi selama pandemi dan masa pemulihan pandemi. Perbedaan upah tersebut tidak hanya disebabkan oleh tingkat pendidikan, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi pasar tenaga kerja, seperti tingkat penyerapan tenaga kerja dan jumlah angkatan kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyerapan tenaga kerja, jumlah angkatan kerja, dan rata-rata lama sekolah terhadap upah antar gender di Indonesia pada tahun 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dengan cakupan 34 provinsi di Indonesia selama tahun 2020–2024. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah upah pekerja laki-laki dan upah pekerja perempuan, sedangkan variabel independen meliputi penyerapan tenaga kerja, jumlah angkatan kerja, dan rata-rata lama sekolah. Penentuan model estimasi dilakukan melalui uji Chow, uji Hausman, dan uji Langrange Multiplier, yang menunjukkan bahwa Random Effect Model (REM) merupakan model yang paling tepat untuk upah pekerja laki-laki, sedangkan Fixed Effect Model (FEM) merupakan model yang paling tepat untuk upah pekerja perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pekerja laki-laki, penyerapan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap upah, sedangkan jumlah angkatan kerja dan rata-rata lama sekolah berpengaruh signifikan terhadap upah pekerja laki-laki. Sementara itu, pada pekerja perempuan, penyerapan tenaga kerja berpengaruh tidak signifikan, dan jumlah angkatan kerja berpengaruh tidak signifikan terhadap upah pekerja perempuan. Secara simultan atau bersama-sama, penyerapan tenaga kerja, jumlah angkatan kerja, dan rata-rata lama sekolah terbukti berpengaruh signifikan terhadap upah pekerja laki-laki maupun perempuan di Indonesia tahun 2020-2024. Hal ini menunjukkan bahwa kesenjangan upah antar gender tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu, tetapi juga oleh kondisi struktural dalam pasar tenaga kerja. Oleh karena itu, upaya peningkatan kualitas pendidikan, perluasan lapangan kerja yang produktif, serta pengurangan perbedaan perlakuan gender di pasar kerja menjadi hal yang penting untuk mengurangi kesenjangan upah antar gender di Indonesia.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Ekonomi Tenaga Kerja Upah Minimum |
||||||||
| Keywords: | Upah antar gender; penyerepan tenaga kerja; angkatan kerja; rata-rata lama sekolah | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ilmu Ekonomi | ||||||||
| Depositing User: | Unnamed user with email mayadwiastutik5@gmail.com | ||||||||
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 05:48 | ||||||||
| Last Modified: | 14 Jan 2026 05:48 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/86428 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
