This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Izza, Syafina Nurul (2026) Resepsi tradisi tasmi' al Quran menjelang kelulusan santri akhir: studi living Quran di Pondok Pesantren Al Wasiim Quran School, Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Syafina Nurul Izza_07020322083 ok.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Syafina Nurul Izza_07020322083 full.pdf Restricted to Repository staff only until 8 January 2029. Download (2MB) |
Abstract
Al-Qur’an dalam tradisi pesantren dihadirkan dalam berbagai praktik sosial keagamaan yang hidup di tengah komunitas santri. Salah satu praktik tersebut adalah tradisi tasmi’ Al-Qur’an yang dilaksanakan menjelang kelulusan santri akhir. Tradisi ini memiliki fungsi ganda, yakni sebagai evaluasi akhir hafalan Al-Qur’an sekaligus sebagai penanda transisi santri dari dunia pendidikan pesantren menuju peran sosial keagamaan di masyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi (1) Bagaimana prosesi tradisi tasmi’ Al-Qur’an menjelang kelulusan santri akhir di Pondok Pesantren Al-Wasim Qur’an School Pare, Kediri. (2) Bagaimana makna resepsi tradisi tasmi’ al-qur’an menjelang kelulusan santri akhir di Pondok Pesantren Al-Wasim Qur’an School Pare, Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pendekatan teori resepsi Ahmad Rafiq yang melalui dua tipologi resepsi, yakni resepsi estetis dan resepsi fungsional. Sumber data primer diperoleh dari Ustadz Amrin, Ustadz Dimas, Bahrul Ulum, Inayatul Choir, dan Faiza Amelia Putri, sumber data sekunder berasal dari kitab tafsir, literatur ilmiah, jurnal, dan dokumentasi pesantren. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis deskriptif eksplanatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi tasmi’ Al-Qur’an menjelang kelulusan santri akhir di Pondok Pesantren Al-Wasim Qur’an School Pare dilaksanakan secara terstruktur dan kolektif dengan penekanan pada kualitas, ketepatan, dan kelancaran hafalan. Dari perspektif resepsi estetika, tasmi’ dimaknai sebagai upaya menampilkan keindahan bacaan Al-Qur’an melalui tartil, irama, dan ketenangan dalam melafalkan ayat-ayat suci. Sementara itu, resepsi fungsional tampak pada peran tasmi’ sebagai sarana legitimasi religius, pembentukan kepercayaan diri, serta penguatan status sosial santri sebagai calon pengemban peran keagamaan di masyarakat. Dengan demikian, tradisi tasmi’ Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai ujian hafalan, tetapi juga merepresentasikan Al-Qur’an sebagai realitas hidup yang berkelindan dengan dimensi spiritual dan sosial pesantren.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Tradisi Islam | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir | ||||||||
| Depositing User: | Syafina Nurul Izza | ||||||||
| Date Deposited: | 16 Mar 2026 06:00 | ||||||||
| Last Modified: | 16 Mar 2026 06:00 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/86763 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
