This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Nisauzaroh, Afidatun (2026) Urban sufisme: pengalaman sufistik mahasantri di Pondok Pesantren An nuriyah Wonocolo Surabaya Tinjauan Fenomenologis Perspektif Mircea Eliade. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Afidatun Nisauzaroh_07040122070 ok.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Afidatun Nisauzaroh_07040122070 full.pdf Restricted to Repository staff only until 7 January 2029. Download (1MB) |
Abstract
Kehidupan perkotaan ditandai dengan ritme yang cepat, padat, dan cenderung bersifat duniawi menghadirkan tantangan tersendiri bagi keberlangsungan kehidupan spiritual, termasuk bagi santri yang tinggal dan beraktivitas di wilayah metropolitan. Kondisi ini menimbulkan kegelisahan akademik mengenai bagaimana praktik sufistik dapat tetap dijalankan dan dimaknai di tengah kehidupan urban yang dominan profan. Dalam konteks tersebut, urban sufisme dapat dipahami sebagai bentuk praktik tasawuf yang dijalani dalam dinamika kehidupan kota, di mana ruang sakral pesantren berhadapan secara langsung dengan realitas kehidupan perkotaan yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengalaman santri Pondok Pesantren An-Nuriyah Surabaya dalam mempertahankan amalan sufistik serta nilai-nilai keagamaan yang diperoleh di Pesantren, meskipun berada dalam lingkungan urban. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana santri memaknai praktik sufistik dan menghadirkan ruang sakral di tengah kehidupan kota yang profan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan perspektif fenomenologi agama Mircea Eliade, khususnya melalui konsep sakral dan profan, untuk memahami pengalaman religius santri dari sudut pandang subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik sufistik, seperti dzikir, pengaturan ritme ibadah, serta pemaknaan terhadap ruang ibadah, berfungsi sebagai sarana pembentukan ruang sakral di tengah kehidupan perkotaan yang profan. Praktik-praktik tersebut tidak hanya menjaga keberlangsungan spiritualitas santri, tetapi juga memberikan makna religius dalam menjalani kehidupan urban secara adaptif.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Pesantren Tasawuf |
||||||||
| Keywords: | Mircea Eliade; urban sufisme; santri; pesantren | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam | ||||||||
| Depositing User: | Afidatun Nisauzaroh | ||||||||
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 08:14 | ||||||||
| Last Modified: | 18 Feb 2026 08:14 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/86775 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
