This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Hasanah, Siti (2026) Pengaruh augmented reality (virtual try-On) terhadap purchase intention melalui perceived enjoyment dan trust dengan perceived risk sebagai variabel moderasi pada pengguna virtual try-on Maybelline cosmetic. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Siti Hasanah_08020322075.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Siti Hasanah_08020322075_Full.pdf Restricted to Repository staff only until 18 January 2029. Download (3MB) |
Abstract
Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi strategi pemasaran di industri kosmetik dari pendekatan konvensional menuju pengalaman berbelanja yang lebih interaktif dan imersif. Salah satu inovasi yang banyak diadopsi adalah Augmented Reality melalui fitur Virtual Try-On (VTO), yang memungkinkan konsumen mencoba produk secara virtual sebelum melakukan pembelian. Namun, penerapan teknologi ini tidak selalu menghasilkan niat beli yang konsisten karena dipengaruhi oleh faktor psikologis konsumen. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Augmented Reality (Virtual Try-On) terhadap purchase intention melalui perceived enjoyment dan trust, serta menguji peran perceived risk sebagai variabel moderasi pada pengguna Virtual Try-On Maybelline Cosmetic di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS versi 4. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 325 konsumen di Indonesia yang pernah menggunakan fitur Virtual Try-On Maybelline. Analisis data meliputi pengujian outer model, inner model, pengaruh langsung, pengujian mediasi, dan moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa augmented reality (Virtual Try-On) berpengaruh positif dan signifikan terhadap perceived enjoyment dan trust. Selanjutnya, perceived enjoyment dan trust berpengaruh positif signifikan terhadap purchase intention serta terbukti memediasi hubungan antara augmented reality dan purchase intention. Selain itu, perceived risk memoderasi secara negatif pengaruh trust terhadap purchase intention, yang berarti semakin tinggi risiko yang dirasakan, maka semakin lemah pengaruh kepercayaan terhadap niat beli. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan virtual try-on dalam pemasaran kosmetik tidak hanya bergantung pada pengalaman yang menyenangkan dan kepercayaan konsumen, tetapi juga pada kemampuan perusahaan dalam meminimalkan persepsi risiko. Penelitian ini menyarankan agar perusahaan meningkatkan akurasi teknologi virtual try-on serta memberikan informasi produk yang jelas dan jaminan keamanan guna menekan perceived risk konsumen.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Ekonomi Manajemen |
||||||||
| Keywords: | Augmented reality; virtual try-on; perceived enjoyment; trust; perceived risk; purchase intention; PLS-SEM | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Manajemen | ||||||||
| Depositing User: | Siti Hasanah | ||||||||
| Date Deposited: | 18 Jan 2026 04:49 | ||||||||
| Last Modified: | 18 Jan 2026 04:49 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/86942 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
