This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Mahfudhoh, Nailah (2026) الافتراض المسبق في رواية الكرنك لنجيب محفوظ عند نظرية جورج يول (دراسة تحليلية تداولية). Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Nailah Mahfudhoh_03040122082 full.pdf Restricted to Repository staff only until 23 February 2029. Download (2MB) |
|
|
Text
Nailah Mahfudhoh_03040122082.pdf Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis praanggapan yang terdapat dalam novel Al Karnak karya Najib Mahfudz berdasarkan teori George Yule serta menjelaskan fungsi praanggapan tersebut dalam konteks novel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menganalisis tiga puluh data tuturan yang mengandung praanggapan dalam novel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima jenis praanggapan menurut klasifikasi George Yule pada novel al-karnak karya Najib Mahfudz, yaitu praanggapan eksistensial sebanyak enam data, praanggapan faktif sebanyak lima data, praanggapan nonfaktif sebanyak enam data, praanggapan leksikal sebanyak tujuh data, dan praanggapan struktural sebanyak enam data, dan tidak ditemukan praanggapan kontrafaktual dalam novel tersebut. Praanggapan memiliki enam fungsi yaitu: sebagai dasar utama pembangunan wacana, mewujudkan koherensi dan konsistensi internal dalam wacana, mewujudkan solidaritas atau keterikatan sosial dalam interaksi, sebagai syarat penting keberhasilan komunikasi, sebagai alat untuk mempersempit makna dan mengarahkan interpretasi, sebagai komunikasi persuasive. Adapun setiap jenis praanggapan memiliki kecenderungan pada fungsi-fungsi tertentu, diantaranya: praanggapan eksistensial akan selalu memiliki fungsi sebagai dasar utama pembangunan wacana dan sebagai syarat penting keberhasilan komunikasi, praanggapan faktif akan selalu memiliki fungsi sebagai syarat penting keberhasilan komunikasi, praanggapan non faktif akan selalu memiliki fungsi sebagai dasar utama pembangunan wacana, praanggapan leksikal akan selalu memiliki fungsi sebagai koherensi dan konsistensi internal dalam wacana dan sebagai syarat penting keberhasilan komunikasi, praanggapan struktural akan selalu memiliki fungsi sebagai syarat penting keberhasilan komunikasi. Adapun fungsi lainnya akan berlaku sesuai konteks komunikasi, kecuali fungsi komunikasi persuasif karena untuk menemukan fungsi ini dibutuhkan ilmu atau teori lain. Penelitian ini juga menemukan bahwa meskipun praanggapan pada umumnya bersifat tidak dapat dibatalkan (non-cancellable), dalam beberapa konteks tertentu ditemukan kemungkinan pembatalan, yang dikenal sebagai musykilat al-isqāṭ.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Bahasa Arab Linguistik |
||||||||||||
| Keywords: | Pranggapan; George Yule; novel al-Karnak | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab | ||||||||||||
| Depositing User: | Nailah Mahfudhoh | ||||||||||||
| Date Deposited: | 23 Feb 2026 04:43 | ||||||||||||
| Last Modified: | 23 Feb 2026 04:43 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87238 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
