This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Ichsan, Mahardika Akhlakul (2026) Pengaruh Inggris dalam terbentuknya Kadipaten Pakualaman dan dampaknya terhadap struktur politik Yogyakarta tahun 1812–1816. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Mahardika Akhlakul Ichsan_03020222046 full.pdf Restricted to Repository staff only until 23 February 2029. Download (4MB) |
|
|
Text
Mahardika Akhlakul Ichsan_03020222046.pdf Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Inggris dalam Pembentukan Kadipaten Pakualaman dan Dampaknya terhadap Struktur Politik Yogyakarta Tahun 1812–1816” dan membahas tiga rumusan masalah, yaitu kondisi politik dan dinamika kekuasaan Kesultanan Yogyakarta sebelum intervensi Inggris pada tahun 1812, peran dan pengaruh Inggris dalam pembentukan Kadipaten Pakualaman pada tahun 1812–1816, serta dampak terbentuknya Kadipaten Pakualaman terhadap struktur politik dan hubungan kekuasaan di Yogyakarta pasca-1813. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi dengan pendekatan historis-politik guna menelusuri proses pembentukan Kadipaten Pakualaman serta dampaknya terhadap struktur politik Yogyakarta. Analisis penelitian ini didasarkan pada teori kolonialisme politik Frantz Fanon dan teori patronase James C. Scott untuk mengkaji strategi kolonialisme dan jaringan patronase dalam konteks politik Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi Inggris pada tahun 1812, kondisi politik Kesultanan Yogyakarta ditandai dengan konflik internal yang berlarut dan rivalitas antar elite istana yang memicu fragmentasi kekuasaan serta mencakup konsolidasi pemerintahan, sehingga membuka ruang bagi masuknya pengaruh politik Inggris. Peran Inggris dalam pembentukan Kadipaten Pakualaman bersifat aktif dan strategis melalui penerapan prinsip devide et impera dengan menciptakan entitas politik baru guna menyeimbangkan kekuasaan lokal, memastikan legitimasi kolonial, dan menempatkan Pangeran Natakusuma sebagai penguasa bawahan yang bergantung pada dominasi kolonial. Terbentuknya Pakualaman berdampak pada redistribusi kekuasaan dan pengaturan ulang hubungan elit, menciptakan stabilitas jangka pendek namun sekaligus menimbulkan dualisme otoritas antara Sultan dan Paku Alam serta memperkuat patronase kolonial yang membentuk konfigurasi politik Yogyakarta pada periode-periode berikutnya.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Ideologi Politik Sejarah Peradaban Islam Nasionalisme |
||||||||||||
| Keywords: | Politik; Inggris; Yogyakarta; Kolonial; Pakualaman | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Mahardika Akhlakul Ichsan | ||||||||||||
| Date Deposited: | 23 Feb 2026 03:59 | ||||||||||||
| Last Modified: | 23 Feb 2026 03:59 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87259 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
