This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Nurkumala, Indah Ayu (2025) Infiltrasi dalam pemikiran tafsir Muhammad Syahrur: studi kritis terhadap konsep milk al yamin perspektif teori al asil wa al dakhil. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Indah Ayu Nurkumala_02240523010 ok.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Indah Ayu Nurkumala_02240523010 full.pdf Restricted to Repository staff only until 1 October 2028. Download (2MB) |
Abstract
Gagasan milk al-yami>n yang dikemukakan oleh Muhammad Syahrur dalam kerangka tafsir kontemporer dipandang problematis dan serat polemik, karena berpotensi menimbulkan tafsiran yang melegitimasi praktik hubungan seksual di luar pernikahan yang sah. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini merumuskan tiga pertanyaan pokok, yakni: (1) Bagaimana konsep milk al-yami>n menurut Muhammad Syahrur?; (2) Bagaimana unsur al-as}i>l wa al-dakhi>l yang terkandung di dalamnya?; (3) Bagaimana implikasi konsep milk al-yami>n Syahrur dalam kehidupan sosial masyarakat?. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan teori analisis al-as}i>l wa al-dakhi>l dan kritisasi lebih lanjut dengan menggunakan teori validitas penafsiran. Pola penelitain yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), yang menggunakan metode analisis deskriptif-kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syahrur merekonstruksi konsep milk al-yami>n sebagai relasi kontraktual antara dua orang merdeka, termasuk dalam hubungan seksual non-marital berbasis kesepakatan dan upah. Analisis al-as}i>l wa al-dakhi>l menunjukkan adanya unsur al-as}i>l berupa penolakan terhadap perbudakan, namun juga kuat indikasi al-dakhi>l dari jalur al-ra’y karena penafsirannya mengabaikan kaidah baku penafsiran, menafikan hadis dan ijma‘ ulama, serta bertentangan dengan tradisi tafsir otoritatif. Hasil uji validitas penafsiran memperlihatkan bahwa secara koherensi konsep ini inkonsisten dengan teori batas Syahrur sendiri. Secara korespondensi tidak sesuai dengan hukum Islam maupun hukum positif, sebagaimana secara hukum nasional, gagasan ini bertentangan dengan KUHP, UU Perkawinan, UU Perlindungan Anak, dan Fatwa MUI. Dalam ranah internasional, ia tidak sejalan dengan prinsip HAM yang tertuang dalam UDHR, CEDAW, dan ICCPR. Adapun secara pragmatisme tidak adanya solusi pragmatis bagi problem kontemporer. Sehingga konsep ini menimbulkan beberapa implikasi seperti potensi melegalkan hubungan seksual di luar nikah, melemahkan institusi keluarga, dan membuka ruang eksploitasi seksual. Dengan demikian, penafsiran ini dianggap tidak dapat diterima dalam kerangka hukum, sosial, dan moral masyarakat muslim kontemporer.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Hukum Pemikiran Tafsir > Tafsir Al Qur'an |
||||||||||||
| Keywords: | Milk al yamin; Muhammad Syahrur; al asil wa al dakhil | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | Indah Ayu Nurkumala | ||||||||||||
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 05:07 | ||||||||||||
| Last Modified: | 07 Apr 2026 05:07 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87346 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
