This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Baihaqi, Muhammad Ryan (2026) Etika lingkungan dalam hadis maudu'iy tentang alam dan lingkungan serta relevansinya terhadap isu climate change. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Muhammad Ryan Baihaqi_07040522085 full.pdf Restricted to Repository staff only until 10 March 2029. Download (4MB) |
|
|
Text
Muhammad Ryan Baihaqi_07040522085.pdf Download (4MB) |
Abstract
Krisis lingkungan global dan climate change tidak hanya merupakan persoalan teknis dan ilmiah, tetapi juga mencerminkan krisis moral dalam relasi manusia dengan alam. Penelitian ini berangkat dari dua rumusan masalah, yaitu: bagaimana konstruksi tematik hadis-hadis tentang alam dan lingkungan dalam perspektif hadīṡ mauḍūʿiy, serta bagaimana relevansi dan kontekstualisasi hadis-hadis tersebut dalam merespons isu perubahan iklim kontemporer. Berdasarkan rumusan tersebut, penelitian ini berfokus pada pengungkapan ide-ide moral profetik dalam hadis Nabi Muhammad saw. yang berkaitan dengan lingkungan serta aktualisasinya dalam konteks krisis ekologis modern. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan pendekatan hadīṡ mauḍūʿiy, melalui tahapan penghimpunan hadis tematik, analisis sanad dan matan, serta syarah hadis. Selanjutnya, kontekstualisasi dilakukan dengan menggunakan prinsip double movement Fazlur Rahman dan kerangka etika lingkungan Islam Seyyed Hossein Nasr. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, hadis-hadis tentang alam dan lingkungan dalam perspektif hadīṡ mauḍūʿiy dapat dikonstruksikan ke dalam delapan ide moral utama, yakni: (1) dunia sebagai nikmat dan ujian; (2) manusia sebagai khalifah dan pemegang amanah; (3) pemakmuran bumi sebagai amanah dan kewajiban manusia; (4) lingkungan sebagai amanah dan tanggung jawab bersama; (5) etika pengelolaan sumber daya alam; (6) teosentrisme dalam perlindungan kehidupan; (7) keterhubungan moral manusia dan alam; serta (8) krisis alam dan lingkungan sebagai tanda akhir zaman. Sintesis ide-ide moral tersebut selanjutnya dirumuskan ke dalam empat kerangka tematik utama, yaitu: manusia sebagai khalifah ekologis, etika pelestarian kehidupan alam, keadilan dalam pengelolaan lingkungan, dan krisis alam di akhir zaman. Kedua, kontekstualisasi hadis-hadis lingkungan menunjukkan bahwa prinsip-prinsip profetik tersebut relevan sebagai dasar etika Islam dalam merespons isu climate change, terutama dalam menolak eksploitasi alam, menegaskan keadilan ekologis, serta membangun kesadaran moral dan spiritualitas ekologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hadis Nabi Muhammad saw. menawarkan etika lingkungan profetik yang sistematis, relevan, dan aplikatif sebagai landasan moral-spiritual dalam menghadapi krisis perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan kehidupan di bumi.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Lingkungan Hidup Hadis Ekologi |
||||||||
| Keywords: | Etika lingkungan; hadis maudu'iy; alam dan lingkungan; isu climate change | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis | ||||||||
| Depositing User: | Muhammad Ryan Baihaqi | ||||||||
| Date Deposited: | 10 Mar 2026 02:56 | ||||||||
| Last Modified: | 10 Mar 2026 02:56 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87431 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
