Narasi sains dalam tafsir al-Azhar karya Buya Hamka: analisis pendekatan narrative criticism A.H. Johns

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Marwan, Muhammad (2026) Narasi sains dalam tafsir al-Azhar karya Buya Hamka: analisis pendekatan narrative criticism A.H. Johns. Undergraduate thesis, UIN Sunana Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammad Marwan_07010321015.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Muhammad Marwan_07010321015_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 January 2029.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Narasi Sains dalam Tafsir al-Azhar Karya Buya Hamka (Analisis dengan Pendekatan Narrative Criticism A.H. Johns)”. Fokus kajian ini adalah menelusuri bagaimana Buya Hamka menarasikan ayat-ayat sains dalam Tafsir al-Azhar, serta relevansinya dengan teori-teori sains modern. Adapun ayat-ayat yang dianalisis meliputi tema peredaran matahari dan bulan (QS. Asy-Syams [91]: 1–2; Yasin [36]: 38–40), penciptaan langit dan bumi (QS. Al-Anbiya [21]: 30; Al-Baqarah [2]: 29; Al-Mulk [67]: 3), penciptaan janin (QS. Al-Mu’minun [23]: 12–14), serta pertemuan dua laut (QS. Ar-Rahman [55]: 19–20; Al-Furqan [25]: 53). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Analisis dilakukan dengan menggunakan narrative criticism perspektif A.H. Johns, yang memandang teks Al-Qur’an sebagai narasi yang memiliki alur, struktur, dan makna yang dapat dipahami secara kontekstual. Data diperoleh dari Tafsir al-Azhar karya Buya Hamka, Al-Qur’an, dan literatur ilmiah yang relevan dengan sains modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Buya Hamka menafsirkan ayat-ayat sains melalui pendekatan naratif yang sederhana, komunikatif, dan mudah dipahami, sehingga mampu menjembatani antara teks Al-Qur’an dengan realitas ilmiah. Narasi Hamka tidak hanya menampilkan dimensi ilmiah, tetapi juga menekankan nilai teologis bahwa fenomena alam adalah tanda kekuasaan Allah. Analisis relevansi dengan sains modern menunjukkan adanya titik temu antara penjelasan Hamka dan teori-teori ilmiah, seperti heliosentrisme, teori big bang, embriologi, serta oseanografi. Hal ini menegaskan bahwa Tafsir al-Azhar mampu menghadirkan integrasi antara wahyu dan ilmu pengetahuan, tanpa menghilangkan fungsi utama Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Marwan, Muhammadbarbargg02@gmail.com07010321015
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorBakar, Abuabubakaryamani@yahoo.com2004047303
Subjects: Astronomi
Fisika
Al Qur'an
Keywords: Tafsir al-Azhar; Buya Hamka; narasi sains; narrative criticism A.H.Johns
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Muhammad Marwan
Date Deposited: 28 Jan 2026 04:16
Last Modified: 28 Jan 2026 04:16
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87823

Actions (login required)

View Item View Item