Sekuritisasi isu imigran ilegal oleh kantor Imigrasi Jember tahun 2024

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Sakinah, Daris (2026) Sekuritisasi isu imigran ilegal oleh kantor Imigrasi Jember tahun 2024. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Daris Sakinah_I72219035 OK.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Daris Sakinah_I72219035 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 March 2029.

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan terkait sekuritisasi isu imigran ilegal oleh Kantor Imigrasi Jember tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data primer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa imigran ilegal dianggap sebagai existential threat terhadap masyarakat indonesia terutama masyarakat Jember (referent object), yang mana hal tersebut dikonstruksikan melalui speech act yang dinarasikan oleh securitizing actors yang kemudian diperkuat oleh functional actors. Sehingga dalam proses sekuritisasi, pentingnya melakukan extraordinary measures berupa penindakan terhadap imigran ilegal. Penindakan tersebut dilakukan berupa beban biaya, pendeportasian dan penangkalan untuk masuk ke wilayah Indonesia serta pengawasan untuk mendeteksi potensi ancaman yang akan terjadi.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Sakinah, Darisdaris.bahasba@gmail.comI72219035
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorIzzah, Iva Yulianti Umdatulivayulianti@uinsby.ac.id2018077602
Subjects: Hubungan Internasional
Keywords: Sekuritisasi; Imigran Ilegal
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Depositing User: Daris Sakinah
Date Deposited: 04 Mar 2026 02:11
Last Modified: 04 Mar 2026 02:11
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87977

Actions (login required)

View Item View Item