This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Al Khoubawi, Abdul Jabbar (2026) Peran Tazkiyatun Al-Nafs dalam mencapai kebahagiaan hakiki perspektif tasawuf dan psikologi positif. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Abdul Jabbar Al Khoubawi_07020621015 OK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Abdul Jabbar Al Khoubawi_07020621015 Full.pdf Restricted to Repository staff only until 19 February 2029. Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis kebahagiaan dan kesejahteraan mental di era modern, di mana kemajuan material seringkali tidak berbanding lurus dengan ketenangan jiwa1. Masalah utama yang dikaji adalah kesenjangan antara pendekatan spiritual tradisional dan psikologi modern dalam mendefinisikan kebahagiaan, serta urgensi metode penyucian jiwa dalam menjawab tantangan psikologis kontemporer2. Penelitian ini bertujuan untuk mengklarifikasi konsep kebahagiaan hakiki dalam perspektif tasawuf dan psikologi positif, menganalisis peran Tazkiyatun Al-Nafs sebagai metode transformatif, serta merumuskan kerangka pemahaman integratif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deduktif-komparatif4. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap karya primer tokoh tasawuf (Al-Ghazali) dan tokoh psikologi positif (Martin Seligman), kemudian dianalisis menggunakan analisis konten dan tematik berdasarkan kerangka komparatif Charles Ragin serta teori integrasi Kenneth Pargament. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebahagiaan dalam tasawuf (sa'ādah haqīqiyyah) berpusat pada kedekatan spiritual dengan Tuhan melalui penyucian hati, sedangkan psikologi positif memandangnya sebagai eudaimonic well-being yang berfokus pada pengembangan kekuatan karakter dan fungsi optimal manusia (flourishing)6. Tazkiyatun Al-Nafs berperan sebagai mekanisme transformasi karakter yang membebaskan jiwa dari belenggu hawa nafsu menuju ketenangan spiritual7. Meskipun berbeda secara epistemologis, kedua perspektif memiliki titik temu pada pencarian makna hidup dan kebajikan moral8. Kesimpulannya, integrasi antara tradisi Tazkiyatun Al-Nafs dan psikologi positif menghasilkan model kebahagiaan holistik yang menggabungkan kedalaman spiritual dengan metodologi ilmiah, yang relevan bagi intervensi kesehatan mental kontemporer9.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Doa dan Zikir Hubungan Masyarakat Psikologi Islam Tasawuf |
||||||||
| Keywords: | Tazkiyatun Al-Nafs; Kebahagiaan Hakiki; Tasawuf; Psikologi Positif; Studi Komparatif. | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tasawuf dan Psikoterapi | ||||||||
| Depositing User: | ABDUL JABBAR AL | ||||||||
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 03:32 | ||||||||
| Last Modified: | 19 Feb 2026 03:32 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/88121 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
