This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Arifatuzzuhriyah, Arifatuzzuhriyah (2022) Analisis pemberdayaan pelaku usaha industri kecil menengah di dinas perindustrian dan tenaga kerja Kabupaten Bojonegoro pada masa pandemi. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Arifatuzzuhriyah_G71218031 OK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Arifatuzzuhriyah_G71218031 Full.pdf Restricted to Repository staff only until 7 April 2029. Download (1MB) |
Abstract
Skripsi yang berjudul “Analisis Pemberdayaan Pelaku Usaha Industri Kecil Menengah di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro pada Masa Pandemi" ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai bagaimana pemberdayaan pelaku usaha IKM di DISPERINAKER Kabupaten Bojonegoro pada masa pandemi dan faktor penghambat serta pendukungnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui tahap wawancara serta dokumen dan arsip. Data wawancara diperoleh dari informan pada DISPERINAKER bidang sarana prasarana dan pemberdayaan industri dan lima pelaku usaha yang pernah mendapatkan pemberdayaan, sedangkan data dokumen dan arsip berupa informasi yang diperoleh dari data tertulis, audio visual, gambar atau foto dan lainnya. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Pemberdayaan yang dilakukan oleh DISPERINAKER Kabupaten Bojonegoro pada masa pandemi meliputi: pelatihan dan bimtek, pemberian modal dan Pengembangan untuk menciptakan lapangan kerja baru. Pelaku usaha pada masa pandemi mengalami penurunan pendapatan dikarenakan konsumsi masyarakat mengalami penurunan, sehingga diperlukan pemberdayaan dari pemerintah untuk memulihkan keadaan perekonomian masyarakat, tetapi pada saat itu pelatihan dan bimtek mengalami penurunan 29%, akibatnya banyak pelaku usaha yang mendapatkan pemberdayaan adapun faktor penghambat yang melatar belakangi yaitu: a) Adanya pandemi; b) kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelatihan dan bimtek; c) terbatasnya anggaran. Sedangkan faktor pendukungnya adalah sarana prasarana yang memadai dan pemberian kesempatan kepada pelaku usaha. Dengan hasil tersebut diharapkan pemberdayaan pada masa pandemi tetap dilakukan dengan cara online dan harus ada keberlanjutan dari dinas terkait seperti pendampingan dengan cara konsisten, serta memberikan bantuan atau pinjaman modal secara menyeluruh untuk pelaku usaha industri kecil menengah, agar dapat mengembangkan usahanya. Serta pelaku usaha industri kecil menengah diharapkan dapat membuka pikirannya untuk memanfaatkan pemberdayaan yang diberikan pemerintah sehingga dapat digunakan sebagai kesempatan memperoleh ilmu dan pengetahuan terkait pengembangan produk usaha yang lebih inovatif.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Industri Kecil Kebijakan Publik Pemberdayaan Wirausaha Tenaga Kerja |
||||||||
| Keywords: | Pemberdayaan; Industri Kecil Menengah; Ekonomi Publik | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ilmu Ekonomi | ||||||||
| Depositing User: | Arifatuz zuhriyah | ||||||||
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 02:41 | ||||||||
| Last Modified: | 07 Apr 2026 02:41 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/88902 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
