Perspektif masyarakat jawa terhadap dualisme kalender jawa dan hijriah: studi komparasi pemikiran generasi tradisional dan generasi modern di Desa Jabaran Kabupaten Sidoarjo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Susmita, Dwi (2025) Perspektif masyarakat jawa terhadap dualisme kalender jawa dan hijriah: studi komparasi pemikiran generasi tradisional dan generasi modern di Desa Jabaran Kabupaten Sidoarjo. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Dwi Susmita_05020621019 OK.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Dwi Susmita_05020621019 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 March 2029.

Download (2MB)

Abstract

Sistem penanggalan atau kalender adalah metode untuk mengatur dan menghitung waktu dalam jangka waktu tertentu. Kalender memiliki peran penting dalam peradaban manusia, karena digunakan untuk menentukan waktu berburu, bercocok tanam, bermigrasi, beribadah, dan merayakan berbagai acara. Peran ini sangat dirasakan oleh masyarakat di masa lampau. Diantara berbagai sistem penanggalan yang ada, penelitian ini akan berfokus pada kalender Jawa Islam dan Hijriah. Kalender Jawa Islam yang merupakan sistem penanggalan tradisional dari pulau Jawa, memiliki keunikan tersendiri karena penggunaannya telah meluas hingga tingkat nasional. Hal ini terlihat dari penerapannya yang selalu disertakan bersama kalender Masehi dan Hijriah. Skripsi yang berjudul Perspektif Masyarakat Jawa terhadap dualisme Kalender Jawa dan Kalender Hijriah ini akan menjawab dua rumusan masalah yakni: bagaimana pemahaman masyarakat Jawa di Desa Jabaran tentang perbedaan antara Kalender Jawa dan Kalender Hijriah, serta bagaimana masyarakat Jawa Desa Jabaran bisa menyikapi penggunaan 2 sistem kalender Jawa dan Hijriah secara bersamaan. Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini berupa penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan komparatif. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan tokoh dan masyarakat di desa Jabaran. Data sekunder dalam penelitian ini mencakup berbagai literatur buku, dan artikel yang relevan. Teknik analisis data diperoleh data dari wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan komparatif dengan membandingkan antara penggunaan kalender Jawa dan kalender Hijriah. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: Pertama, masyarakat Jawa di Desa Jabaran memiliki pandangan yang berbeda-beda, baik ada yang paham mengenai kalender Jawa dan Hijriah, maupun setengah paham mengenai kalender Jawa dan Hijriah, terutama penggunaan dari kedua kalender tersebut. Kedua, penggunaan keduanya sudah ada sejak zaman dahulu sehingga mayoritas masyarakatnya sering menggunakan sistem kalender tersebut yang ada di desa. Sedangkan sebagiannya, tidak terlalu menganut penggunaan kalender tersebut karena hanya sebagai formalitas semata atau hanya digunakan didalam acara-acara tertentu seperti pernikahan, tingkeban maupun membangun rumah. Berdasarkan temuan di atas, disarankan kepada masyarakat di Desa Jabaran, tokoh desa atau agama maupun peneliti selanjutnya, agar banyak yang percaya dan paham terhadap penggunaan kalender Jawa dan kalender Hijriah, baik itu generasi tradisional maupun generasi modern lainnya sehingga kedua kalender ini mampu dilestarikan dan terus dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Susmita, Dwidwsmta01@gmail.com05020621019
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorQulub, Siti Tatmainultatmainulqulub@uinsby.ac.id2029128901
Subjects: Dualisme dan Pluralisme
Pemikiran
Falak
Keywords: Penanggalan, sistem penanggalan; Kalender; kalender jawa; kalender massehi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak
Depositing User: Dwi Susmita
Date Deposited: 05 Mar 2026 03:23
Last Modified: 05 Mar 2026 03:23
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/88987

Actions (login required)

View Item View Item