Meme hadis tentang gamis menyapu tanah di media sosial: kajian ma’anil hadis Ibnu Majah nomor indeks 531 teori Hermeneutika Paul Ricoeur

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Wulandari, Defi Tri (2025) Meme hadis tentang gamis menyapu tanah di media sosial: kajian ma’anil hadis Ibnu Majah nomor indeks 531 teori Hermeneutika Paul Ricoeur. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Defi Tri Wulandari_07020521030 OK.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Defi Tri Wulandari_07020521030 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 March 2029.

Download (3MB)

Abstract

Meme tentang gamis menyapu tanah telah menjadi fenomena yang menarik perhatian di kalangan pengguna media sosial, terutama di kalangan generasi muda. Meme ini sering kali menyampaikan pesan tentang kesucian dan kebersihan dalam konteks berpakaian sesuai ajaran Islam. Namun, terdapat kekhawatiran bahwa penyajian pesan melalui meme dapat mempengaruhi pemahaman masyarakat terhadap hadis yang mendasarinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi hadis tentang gamis menyapu tanah dalam meme dengan menggunakan teori hermeneutika Paul Ricoeur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis ma’anil hadis dan pendekatan kualitatif dengan library research yang mengandalkan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meme ini tidak hanya berfungsi sebagai media dakwah, tetapi juga menciptakan ruang diskusi yang lebih luas mengenai pemahaman ajaran agama dalam konteks budaya digital. Kesimpulan dari penelitian ini mencakup tiga poin utama: pertama, kualitas hadis Ibnu Majah no. Indeks 531 adalah sahih lighairihi dan dapat dijadikan sebagai hujjah; kedua, Hadis ini mengandung makna bahwa jika ujung pakaian seorang wanita yang panjang menyentuh tanah yang kotor, maka ketika ia berjalan di atas tanah yang bersih setelahnya, bagian tanah yang bersih tersebut dapat menghilangkan najis yang menempel pada pakaian. Pemaknaan hadis ini berlaku dalam konteks najis kering dan tempat yang tidak terlihat bekas najisnya. Jika najis tersebut basah atau terlihat jelas, maka pakaian yang terkena najis tidak bisa disucikan hanya dengan terseret tanah dan harus dicuci; dan ketiga, analisis terhadap meme hadis dengan pendekatan hermeneutika digital menunjukkan adanya pergeseran makna dan tantangan dalam memahami hadis secara utuh di era media digital.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Wulandari, Defi Tridefiwd987@gmail.com07020521030
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorRochmawati, Idaidarahma@uinsa.ac.id2123017602
Subjects: Hadis
Keywords: Meme hadis; Gamis Menyapu Tanah; Meme Media Sosial; Hermeneutika Paul Ricoeur
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis
Depositing User: Defi Tri Wulandari
Date Deposited: 26 Mar 2026 06:41
Last Modified: 26 Mar 2026 06:41
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89088

Actions (login required)

View Item View Item