Analisis penyelesaian kasus default oleh debitur dalam akad murabahah perspektif fatwa DSN MUI no. 04/dsn-mui/iv/2000: studi kasus di BMT Mandiri Sejahtera Cabang Sekapuk Gresik

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Aurellia, Leilani Shofi (2026) Analisis penyelesaian kasus default oleh debitur dalam akad murabahah perspektif fatwa DSN MUI no. 04/dsn-mui/iv/2000: studi kasus di BMT Mandiri Sejahtera Cabang Sekapuk Gresik. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Leilani Shofi Aurellia_05040222121 OK.pdf

Download (4MB)
[img] Text
Leilani Shofi Aurellia_05040222121 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 April 2029.

Download (4MB)

Abstract

Perkembangan lembaga keuangan syariah di Indonesia, khususnya Baitul Maal wat Tamwil (BMT), menunjukkan peran strategis dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pembiayaan berbasis prinsip syariah, salah satunya akad murabahah. Namun, dalam praktiknya sering ditemukan permasalahan berupa default atau wanprestasi oleh debitur yang berdampak pada stabilitas keuangan lembaga. Fenomena ini juga terjadi di BMT Mandiri Sejahtera Cabang Sekapuk Gresik, di mana terdapat sejumlah nasabah yang mengalami keterlambatan hingga gagal bayar. Permasalahan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana proses penyelesaian kasus default yang diterapkan serta sejauh mana kesesuaiannya dengan ketentuan Fatwa DSN MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang murabahah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian empiris-kualitatif denganpendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di BMT Mandiri Sejahtera Cabang Sekapuk Gresik, serta didukungoleh bahan hukum primer dan sekunder yang relevan. Teknik pengolahan data ilakukan melalui tahap editing, organizing, dan analysing, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan induktif untuk mengkaji kesesuaian praktik penyelesaian default dengan ketentuan Fatwa DSN MUI No. 04/DSN-M UI/IV/2000. BMT Mandiri Sejahtera Cabang Sekapuk mengaplikasikan produk syariah berupa akad Murabahah. Pada aktualisasinya regulasi pembiayaan dimulai dengan persyaratan pengajuan pembiayaan, penyerahan dokumen administrasi jaminan, survey lapangan, evaluasi komite, permohonan pembiayaan, pencairan pembiayaan, dan pengarsipan dokumen. Pada praktiknya, gagal bayar/default menjadi salah satu problematika pembiayaan nasabah. Hal tersebut terjadi karena kondisi ekonomi dan lainnya. Adapun gagal bayar/default yang terjadi di BMT Mandiri Sejahtera mempengaruhi pihak ketiga yang menetapkan status merah pada nasabah. Adanya hal tersebut, BMT Mandiri sejahtera memberikan alternatif agar proses pembiayaan tetap lancar tanpa memberi beban berlebih juga sesuai dengan kemampuan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian kasus default di BMT Mandiri Sejahtera Cabang Sekapuk Gresik dilakukan melalui pendekatan persuasif dan musyawarah, seperti pemberian peringatan, penjadwalan ulang pembayaran (rescheduling), serta penyesuaian kemampuan debitur. Dalam praktiknya, rescheduling dilakukan dengan cara memperpanjang jangka waktu pembayaran sehingga angsuran menjadi lebih rungan bagi nasabah. Upaya tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada nasabah agar tetap menyelesaikan kewajiban tanpa memberatkan kondisi ekonomi. Secara umum, upaya penyelesaian tersebut telah mengarah pada prinsip keadilan dan musyawarah sebagaimana diatur dalam Fatwa DSN MUI. Namun demikian, masih ditemukan beberapa praktik yang belum sepenuhnya optimal dalam implementasi ketentuan fatwa, terutama terkait konsistensi prosedur dan pendokumentasian penyelesaian pembiayaan bermasalah.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Aurellia, Leilani Shofisofiaurelia95@gmail.com05040222121
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisoral-Hamidy, Abu Dzarrinadzarrin2015@gmail.com2004067302
Subjects: Hukum Islam
Hukum Ekonomi
Keywords: Pembiayaan; Gagal bayar; Default; Angsuran
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Leilani Shofi Aurellia
Date Deposited: 06 Apr 2026 10:36
Last Modified: 06 Apr 2026 10:36
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89193

Actions (login required)

View Item View Item